Update! Operasi SAR Hari Ketiga, Fokus Pencarian di Titik yang Diduga Korban Tersangkut
Pencarian kali ini difokuskan pada sejumlah titik yang dicurigai menjadi lokasi korban tersangkut.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap Presenter TVRI Papua Barat Yanto Idorwai yang dilaporkan hanyut di kawasan Air Terjun Memti, Kampung Sisrang, Kabupaten Pegunungan Arfak, pada hari ketiga, Senin (20/7/2026).
Pencarian kali ini difokuskan pada sejumlah titik yang dicurigai menjadi lokasi korban tersangkut, namun tim tetap memperluas area pencarian mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus lebih jauh.
Operasi pencarian diawali dengan apel dan briefing pada pukul 08.00 WIT yang dipimpin bersama unsur SAR, Polres Pegunungan Arfak, Kodim Pegaf, keluarga korban, serta unsur potensi SAR lainnya. Dalam briefing tersebut, seluruh personel menyusun strategi pencarian berdasarkan hasil evaluasi operasi pada hari sebelumnya.
Sekitar pukul 08.15 WIT, Tim SAR Gabungan bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan satu unit kendaraan rescue car dan tujuh unit mobil Hilux milik unsur potensi SAR. Perjalanan menuju lokasi kejadian diperkirakan memakan waktu sekitar satu jam dari Mapolres Pegaf.
Setibanya di lokasi kejadian, tim langsung melakukan asesmen menggunakan drone thermal untuk memantau kondisi sungai dari udara sekaligus mengidentifikasi titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi korban tersangkut.
Kepala Kantor SAR Manokwari,Yefri Baharuddin mengatakan, berdasarkan hasil asesmen awal, operasi pencarian hari ketiga dipusatkan pada area yang diduga menjadi tempat korban tersangkut material atau bebatuan di sepanjang aliran sungai. Meski demikian, tim juga tetap melakukan penyisiran hingga ke bagian hilir sebagai langkah antisipasi apabila korban telah terbawa arus lebih jauh.
Untuk mengoptimalkan proses pencarian, personel dibagi ke dalam dua regu. Regu pertama menyisir area yang dicurigai menjadi titik korban tersangkut, sementara regu lainnya melakukan penyisiran di sepanjang bantaran sungai dengan tetap mengutamakan keselamatan personel mengingat kondisi medan yang cukup berat.
Operasi hari ketiga melibatkan sebanyak 33 personel gabungan yang terdiri dari enam personel Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manokwari, 14 personel Polres Pegunungan Arfak, sembilan personel Kodim Pegaf, dua orang keluarga korban, serta dua personel TVRI yang melakukan peliputan.
Dalam operasi tersebut, tim didukung berbagai peralatan, di antaranya satu unit rescue car, tujuh unit mobil Hilux, satu unit drone thermal, lima set peralatan komunikasi, enam set peralatan SAR air, satu set peralatan mountaineering, dan satu set peralatan evakuasi.
Meski cuaca terpantau berawan, proses pencarian masih menghadapi sejumlah kendala. Medan menuju lokasi diselimuti kabut tebal serta suhu udara yang cukup dingin, sehingga personel dituntut bekerja lebih waspada dalam melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai.
Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian dengan harapan korban dapat segera ditemukan. Operasi pencarian akan terus disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan dan hasil evaluasi tim.(jp/ask).
















