Kapolda Papua Barat Tinjau Karhutla Gunung Botak, 40 Persen dari 2.196 Hektare Area Terbakar
Kondisi ini menjadi perhatian serius karena luas wilayah terdampak cukup signifikan, sehingga membutuhkan penanganan secara terpadu.

RANSIKI, JAGATPAPUA.com — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Barat, Irjen Pol. Alfred Papare, S.I.K., meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Gunung Botak, Dusun Siep, Kampung Yekwandi, Distrik Momiwaren, Kabupaten Manokwari Selatan, Selasa (25/8/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi Karhutla sekaligus memastikan langkah penanganan di lapangan berjalan secara optimal, terpadu, dan melibatkan seluruh unsur terkait.
Kapolda Papua Barat bersama rombongan tiba di Pos Pemantau Karhutla dan disambut Kapolres Manokwari Selatan AKBP Marzel Doni, S.I.K., M.H., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, serta instansi teknis terkait.
Dari menara pemantau, Kapolda dan rombongan melihat langsung sebaran titik api serta wilayah yang terdampak kebakaran. Berdasarkan data yang disampaikan di lokasi, kawasan Gunung Botak memiliki luas sekitar 2.196 hektare, dengan estimasi area yang telah terbakar mencapai 40 persen dari total kawasan tersebut.
Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena luas wilayah terdampak cukup signifikan, sehingga membutuhkan penanganan secara terpadu, baik dalam upaya pemadaman maupun pencegahan agar api tidak meluas ke kawasan lainnya.
Dalam peninjauan tersebut, Kapolda didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Papua Barat, yakni Irwasda Polda Papua Barat Kombes Pol. Gatot Suprasetya, S.I.K., M.H., Karo Ops Polda Papua Barat Kombes Pol. Erwin Irawan, S.I.K., serta Karo Log Polda Papua Barat Kombes Pol. Dadang Kurniawan Winjaya, S.I.K., M.H.
Sementara itu, unsur daerah yang hadir di antaranya Dandim 1808/Manokwari Selatan Letkol Czi Sunandar Parius Sudarmono, S.E., M.I.P., M.M., Plt. Kepala BPBD Kabupaten Manokwari Selatan Ahmad Amir, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Manokwari Selatan Muh. Kasim Rumatiga, S.Hut., M.Si., serta Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah II Kabupaten Manokwari Selatan Kristian Fonataba.
Usai meninjau kondisi Karhutla di Gunung Botak, rombongan Kapolda Papua Barat kemudian bergerak menuju kawasan Gunung Pramuka, Distrik Momiwaren.
Di lokasi tersebut, dilakukan diskusi teknis bersama para pemangku kepentingan untuk membahas langkah penanganan Karhutla, termasuk penguatan koordinasi dan strategi penanggulangan agar kebakaran dapat dikendalikan secara efektif.
Kapolda Papua Barat menegaskan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi teknis, serta seluruh pihak terkait dalam menghadapi Karhutla yang terjadi di wilayah Manokwari Selatan.(jp/fir).


















