HeadlineKab Pegunungan ArfakProvinsi Papua Barat

Operasi SAR Hari Ketiga di Air Terjun Memti Masih Nihil, Pencarian Dilanjutkan Besok

Meski berbagai metode telah diterapkan, hingga pukul 14.50 WIT seluruh SRU kembali ke titik aman dengan hasil pencarian masih nihil.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Memasuki hari ketiga Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap seorang Presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway yang dilaporkan hanyut di kawasan Air Terjun Memti, Kampung Sisrang, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, Tim SAR Gabungan masih belum berhasil menemukan korban.

Pada pelaksanaan operasi hari ketiga, Senin (20/7/2026), Tim SAR Gabungan mengawali kegiatan dengan briefing pada pukul 08.00 WIT di Posko SAR. Briefing diikuti personel Kantor SAR Manokwari bersama unsur Polres Pegunungan Arfak, Kodim Pegunungan Arfak, keluarga korban, serta potensi SAR lainnya guna mengevaluasi hasil pencarian sebelumnya dan menyusun strategi operasi lanjutan.

Sekitar pukul 08.20 WIT, tim bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan satu unit Rescue Car, tujuh unit kendaraan Hilux milik unsur potensi SAR, tiga unit sepeda motor trail Kodim Pegunungan Arfak, serta empat unit motor trail milik Polres Pegunungan Arfak.

Setelah menempuh perjalanan darat menuju lokasi yang berada di kawasan pegunungan, tim tiba di titik pencarian sekitar pukul 11.04 WIT dan langsung membagi personel ke sejumlah Search and Rescue Unit (SRU) sesuai rencana operasi.

Selain melakukan penyisiran secara manual di sepanjang aliran sungai dan area yang dicurigai menjadi lokasi korban tersangkut, Tim SAR Gabungan juga mengoperasikan drone thermal untuk melakukan pemantauan dari udara. Penggunaan teknologi tersebut diharapkan mampu membantu mendeteksi objek pada area yang sulit dijangkau oleh personel di lapangan sekaligus memperluas cakupan pencarian.

Meski berbagai metode telah diterapkan, hingga pukul 14.50 WIT seluruh SRU kembali ke titik aman dengan hasil pencarian masih nihil. Tim selanjutnya kembali ke Posko SAR dan tiba sekitar pukul 17.20 WIT untuk melaksanakan evaluasi terhadap seluruh rangkaian operasi hari ketiga.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari, Yefri Sabaruddin, S.P., M.A.P., mengatakan seluruh unsur SAR gabungan telah mengoptimalkan pencarian dengan mengombinasikan penyisiran darat dan pemantauan udara menggunakan drone thermal. Namun hingga hari ketiga, korban belum berhasil ditemukan.

“Seluruh unsur SAR gabungan telah melaksanakan pencarian secara maksimal melalui penyisiran darat serta pemantauan udara menggunakan drone thermal. Namun hingga hari ketiga korban masih belum ditemukan. Operasi pencarian akan kami lanjutkan kembali besok setelah dilakukan evaluasi terhadap hasil pencarian hari ini dan penyesuaian area pencarian,” ujar Yefri.

Operasi SAR ini melibatkan sedikitnya 33 personel yang berasal dari Kantor SAR Manokwari, Polres Pegunungan Arfak, Kodim Pegunungan Arfak, keluarga korban, serta unsur potensi SAR lainnya.

Dalam operasi tersebut, tim didukung berbagai peralatan, di antaranya kendaraan operasional, drone thermal, sepeda motor trail, peralatan komunikasi, perlengkapan SAR air, peralatan mountaineering, serta perlengkapan evakuasi.

Selama proses pencarian, tim juga menghadapi sejumlah kendala di lapangan, terutama kondisi cuaca pegunungan yang berubah dengan cepat, kabut tebal yang membatasi jarak pandang, serta suhu udara yang berkisar antara 12 hingga 19 derajat Celsius, sehingga menuntut personel bekerja dengan tingkat kewaspadaan tinggi.

Operasi SAR akan kembali dilanjutkan pada Selasa (21/7/2026) mulai pukul 08.00 WIT dengan memperluas area pencarian berdasarkan hasil evaluasi hari ketiga. Tim berharap korban dapat segera ditemukan agar proses evakuasi menuju Puskesmas Anggi dapat segera dilakukan.(jp/rls). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta