Kab Manokwari

HUT ke-128 Manokwari, Pemkab Canangkan Gerakan Satu OPD Satu Bak Sampah

Puncak peringatan HUT ke-128 Kota Manokwari di Kantor Bupati juga akan diisi dengan agenda penandatanganan kerja sama antara Pemkab Manokwari dan Bank Papua.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com– Pemerintah Kabupaten Manokwari memilih merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-128 Kota Manokwari secara sederhana. Alih-alih menggelar kegiatan seremonial secara besar-besaran, pemerintah daerah memusatkan peringatan tahun ini pada pembenahan kebersihan dan penataan lingkungan kota.

Salah satu langkah yang dicanangkan ialah gerakan “Satu OPD Satu Bak Sampah”. Melalui program tersebut, seluruh 48 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Manokwari diminta menyumbangkan masing-masing satu unit bak sampah. Bupati dan Wakil Bupati Manokwari juga akan berpartisipasi secara pribadi.

Bupati Manokwari Hermus Indou mengatakan gerakan tersebut merupakan upaya gotong royong untuk mengatasi keterbatasan fasilitas penampungan sampah di sejumlah titik kota. Banyak bak sampah yang kondisinya telah rusak dan bocor sehingga membutuhkan penggantian.

“Daripada kita berharap orang lain mau sumbang merawat kota ini kan tidak bisa. Karena kalau berharap semua anggaran lewat Dinas Lingkungan Hidup, uang kita tidak cukup,” kata Hermus.

Menurut dia, pemerintah daerah perlu mencari alternatif pembiayaan yang tidak sepenuhnya bergantung pada anggaran daerah. Dengan demikian, alokasi anggaran pemerintah dapat diarahkan untuk membiayai kebutuhan lain yang lebih mendesak, termasuk Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) aparatur sipil negara.

Selain melibatkan OPD, Pemkab Manokwari juga mendorong partisipasi sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Salah satu perusahaan industri semen disebut telah berkomitmen menyumbangkan 15 unit bak sampah melalui Forum CSR.

Hermus mengatakan gerakan kebersihan akan berlangsung secara masif selama sepekan. Seluruh jajaran pemerintah daerah diminta turun langsung membersihkan lingkungan, mulai dari jalan protokol, tempat ibadah hingga fasilitas umum.

“Satu minggu ini ayo kita bereskan kota kita. Jangan kota kita ini kumuh dan penuh dengan sampah,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat turut bertanggung jawab menjaga kebersihan lingkungan masing-masing. Menurut Hermus, penataan kota tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Di sisi lain, pelaksanaan upacara bendera peringatan HUT ke-128 Kota Manokwari dijadwalkan bergeser dari Minggu ke Senin. Penyesuaian tersebut dilakukan karena tanggal peringatan bertepatan dengan hari Minggu dan sebagai bentuk penghormatan terhadap umat Kristiani.

“Untuk memberikan penghormatan pada umat Kristen dan kita semuanya, maka pelaksanaan upacara bendera peringatan HUT Kota Manokwari kita undurkan satu hari, dari hari Minggu ke hari Senin,” kata Hermus.

Ia menjelaskan, perayaan tahun ini sengaja dikemas secara sederhana dengan mempertimbangkan kondisi dan kemampuan keuangan daerah. Namun, kesederhanaan tersebut tidak mengurangi substansi peringatan, terutama dalam mendorong kepedulian terhadap kebersihan dan kualitas lingkungan perkotaan.

Puncak peringatan HUT ke-128 Kota Manokwari di Kantor Bupati juga akan diisi dengan agenda penandatanganan kerja sama antara Pemkab Manokwari dan Bank Papua. Kerja sama tersebut berkaitan dengan penatausahaan keuangan daerah berbasis Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Online dan dijadwalkan berlangsung di Ruang Sasana Karya.(jp/alb).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta