Papua Barat Vaksinasi 100 Hewan Peliharaan untuk Cegah Rabies, Tahun Depan Sasar Tujuh Kabupaten
Vaksinasi juga menjadi langkah untuk menjangkau pemilik hewan yang membawa masuk peliharaannya tanpa izin.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com— Pemerintah Provinsi Papua Barat menggelar vaksinasi rabies massal terhadap hewan peliharaan di Manokwari, Kamis, 22 Oktober 2026. Kegiatan yang diselenggarakan melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan itu menyediakan 100 dosis vaksin untuk anjing dan kucing.

Vaksinasi tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia sekaligus menyambut hari ulang tahun ke-27 Provinsi Papua Barat.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Susana Yepasedanya, mengatakan proses vaksinasi diawali dengan registrasi pemilik hewan. Tim medis kemudian memeriksa kondisi kesehatan hewan sebelum memberikan vaksin.
Hewan yang dinyatakan sehat akan langsung divaksin oleh tim dokter hewan gabungan dari Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Manokwari.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Papua Barat, Hendrikus Fatem, mengatakan program ini dilatarbelakangi meningkatnya minat masyarakat memelihara hewan, terutama anjing dan kucing. Kondisi tersebut dinilai perlu diimbangi dengan upaya pencegahan penyakit menular, termasuk rabies.
Menurut Hendrikus, vaksinasi juga menjadi langkah untuk menjangkau pemilik hewan yang membawa masuk peliharaannya tanpa izin.
“Tujuan kita ajak mereka yang sudah memasukkan hewan tanpa izin ini adalah untuk melakukan vaksinasi sebagai langkah pencegahan, agar hewan-hewan ini tidak menularkan penyakit kepada keluarga atau masyarakat sekitar,” kata Hendrikus.
Ia menjelaskan vaksinasi merupakan salah satu upaya memutus rantai penularan rabies. Namun, pencegahan tetap perlu dilakukan secara menyeluruh, termasuk melalui pengawasan kesehatan hewan dan penanganan segera terhadap dugaan kasus rabies.
Manokwari dipilih sebagai lokasi awal pelaksanaan program karena merupakan salah satu pintu masuk utama melalui jalur laut di Papua Barat. Mobilitas hewan melalui wilayah tersebut menjadi salah satu perhatian pemerintah dalam mencegah masuk dan menyebarnya penyakit.
Pemerintah Provinsi Papua Barat berencana memperluas program vaksinasi rabies pada tahun depan ke tujuh kabupaten lainnya. Sejumlah daerah yang disebut menjadi sasaran antara lain Fakfak, Kaimana, dan Teluk Wondama, yang memiliki akses terbuka dengan wilayah luar.
Perluasan program tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan rabies di Papua Barat, terutama di daerah dengan mobilitas masyarakat dan hewan yang tinggi.(jp/alb).

















