HeadlineOlahragaPapua BaratPemprov PBProvinsi Papua Barat

Soal Dukungan Caketum KONI Papua Barat, Dominggus: Saya Tidak Intervensi, Cabor Silakan Tentukan Pilihan

Gubernur tidak pernah memberikan instruksi ataupun petunjuk khusus kepada pengurus cabor untuk mendukung kandidat tertentu.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menegaskan dirinya tidak pernah mengintervensi proses pemilihan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Barat yang akan berlangsung melalui Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov).

Dominggus memastikan seluruh cabang olahraga (cabor) memiliki kebebasan menentukan sikap dan memberikan dukungan kepada calon ketua umum (caketum) yang dinilai layak memimpin KONI Papua Barat untuk periode lima tahun ke depan.

Penegasan tersebut disampaikan Dominggus Senin (7/9/2026) menyikapi dinamika menjelang pelaksanaan Musorprov KONI Papua Barat, termasuk adanya sejumlah pihak yang datang menemuinya untuk meminta izin, doa restu maupun dukungan terkait pencalonan sebagai Ketua Umum KONI Papua Barat.

Menurutnya, sejak Juni 2024 dirinya telah mengundurkan diri dari jabatan Ketua KONI Papua Barat dan menyerahkan pelaksanaan tugas kepada sekretaris KONI yang saat ini menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KONI Papua Barat.

“Pada saat PON Aceh, saya sudah tidak ada urusan lagi dengan PON Aceh. Saya sudah melakukan persiapan untuk kampanye dan seterusnya, sampai akhirnya terpilih menjadi Gubernur,” kata Dominggus.

Karena itu, ia mempersilakan siapa pun yang memenuhi persyaratan untuk maju dalam bursa pemilihan Ketua Umum KONI Papua Barat.

“Silakan semua kandidat yang maju. Silakan maju untuk merebut Ketua KONI Papua Barat untuk lima tahun ke depan,” tegasnya.

Dominggus mengakui cukup banyak pejabat maupun pengurus cabang olahraga yang datang menemuinya untuk meminta pendapat, saran hingga dukungan terhadap kandidat tertentu.

Namun, sebagai Gubernur sekaligus orang yang dituakan di lingkungan pemerintahan dan olahraga Papua Barat, ia mengaku hanya memberikan ruang bagi setiap kandidat untuk menentukan pilihan politik organisasinya secara bebas.

“Banyak yang datang minta izin, minta dukungan, minta dukungan doa. Saya bilang, silakan kalau maju. Saya tidak mengarahkan kamu harus pilih siapa,” katanya.

Ia menegaskan tidak pernah memberikan instruksi ataupun petunjuk khusus kepada pengurus cabor untuk mendukung kandidat tertentu.

“Silakan kamu tentukan pilihan. Tidak ada arahan dari saya, tidak ada petunjuk khusus,” ujarnya.

Menurut Dominggus, para kandidat yang datang kepadanya pada prinsipnya hanya meminta doa restu sebelum mengikuti proses pemilihan. Untuk itu, ia mempersilakan seluruh kandidat berkompetisi secara sehat dan menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada pemilik hak suara.

“Semua yang maju ini sudah minta doa restu dari saya untuk mereka maju. Silakan jalan, maju. Silakan kamu tentukan pilihan, terutama pengurus-pengurus cabor yang mayoritas ada di provinsi ini,” tuturnya.

Dominggus juga mengingatkan bahwa Musorprov KONI Papua Barat merupakan momentum penting untuk menentukan arah pembinaan olahraga di daerah tersebut.

Ia berharap proses musyawarah berjalan aman, tertib dan lancar serta mampu menghasilkan sosok pemimpin yang memiliki komitmen kuat terhadap kemajuan olahraga dan pembinaan atlet Papua Barat.

“Harapan saya, Musorprov KONI Papua Barat dapat berjalan dengan baik dan lancar, serta menghasilkan pemimpin yang punya hati untuk memperhatikan olahraga di Papua Barat,” pungkasnya.(jp/ask). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta