Polresta Manokwari

Manokwari Tinggi Dinamika Kamtibmas, Jadi Atensi Jajaran Kepolisian

Sebagai pusat pemerintahan, perekonomian, dan aktivitas masyarakat, Manokwari dinilai memiliki tantangan Kamtibmas yang lebih kompleks dibandingkan daerah lain di Papua Barat.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manokwari terus memperkuat langkah-langkah pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) seiring tingginya dinamika yang terjadi di ibu kota Provinsi Papua Barat.

Sebagai pusat pemerintahan, perekonomian, dan aktivitas masyarakat, Manokwari dinilai memiliki tantangan Kamtibmas yang lebih kompleks dibandingkan daerah lain di Papua Barat.

Kapolresta Manokwari, Kombes Pol Ongkhy Isgunawan, S.I.K., menegaskan bahwa Manokwari merupakan barometer situasi keamanan di Papua Barat. Karena itu, stabilitas keamanan di daerah ini menjadi perhatian utama jajaran kepolisian.

“Manokwari merupakan barometer Provinsi Papua Barat. Kita adalah ibu kota provinsi, sehingga dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat di sini memang tergolong cukup tinggi,” ujar Ongkhy.

Menurutnya, tingginya intensitas gangguan Kamtibmas dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Selain menjadi pusat aktivitas pemerintahan, Manokwari juga menjadi sentra perekonomian yang menyebabkan mobilitas masyarakat berlangsung sangat tinggi setiap harinya.

Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya potensi berbagai tindak kriminal maupun gangguan keamanan lainnya yang membutuhkan respons cepat dan kesiapsiagaan aparat kepolisian.

Di samping itu, sektor lalu lintas juga menjadi perhatian serius. Tingginya volume kendaraan di wilayah Manokwari berimplikasi pada meningkatnya pelanggaran lalu lintas maupun resiko terjadinya kecelakaan lalu lintas yang memerlukan penanganan secara berkelanjutan.

Menghadapi tantangan tersebut, Kapolresta berharap para pejabat baru yang telah menerima amanah jabatan dapat segera beradaptasi dengan karakteristik wilayah hukum Polresta Manokwari.

Ia mengakui sebagian pejabat yang baru dimutasi mungkin belum pernah bertugas di Manokwari. Namun, menurutnya, pengalaman bertugas di daerah lain di Papua Barat akan menjadi modal penting dalam menjalankan tugas di ibu kota provinsi.

“Saya berharap pejabat yang baru dapat segera menyesuaikan diri. Mungkin yang membedakan adalah intensitas aktivitas masyarakat di Manokwari yang jauh lebih tinggi dan lebih ramai dibandingkan daerah lainnya,” katanya.

Ongkhy menambahkan, Polresta Manokwari akan terus memperkuat langkah-langkah preventif, preemtif, maupun penegakan hukum guna menjaga situasi keamanan tetap kondusif. 

Stabilitas Kamtibmas, menurutnya, menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan pemerintahan, pertumbuhan ekonomi, serta keberlangsungan pembangunan di Papua Barat.

“Dengan sinergi seluruh personel dan dukungan masyarakat, kami yakin situasi Kamtibmas di Manokwari dapat terus terjaga sehingga tetap menjadi daerah yang aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya. (jp/alb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta