Lakotani Maju Ketum KONI Papua Barat, 13 Cabor Disebut Sudah Beri Dukungan
Tim pemenangan menargetkan jumlah dukungan terhadap Mohammad Lakotani terus meningkat hingga pelaksanaan Musorprovlub KONI Papua Barat 2026.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Wakil Gubernur Papua Barat Mohammad Lakotani menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Barat dalam Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) KONI Papua Barat 2026.
Lakotani mengungkapkan, langkahnya untuk masuk dalam bursa calon Ketua Umum KONI Papua Barat telah terlebih dahulu dikomunikasikan kepada Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan dan mendapat persetujuan.
Hal itu disampaikan Lakotani saat bertemu dengan sejumlah pengurus cabang olahraga (cabor) di Manokwari, Selasa (18/8/2026).
“Saya sebagai Wakil Gubernur telah melapor kepada Gubernur dan mendapatkan persetujuan. Dalam jabatan saya sebagai Wakil Gubernur, tentunya saya harus meminta izin terlebih dahulu kepada Gubernur sebagai pimpinan tertinggi saya,” ujar Lakotani.
Menurutnya, Musorprovlub KONI Papua Barat 2026 harus menjadi momentum untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh terhadap tata kelola olahraga di Papua Barat.
Ia menilai, kepengurusan KONI ke depan harus diisi oleh figur yang mampu memahami kebutuhan cabang olahraga sekaligus membangun koordinasi yang kuat dengan pemerintah daerah.
“Musorprovlub 2026 adalah momentum atau kesempatan kita semua untuk membenahi olahraga di Papua Barat. Kalau kita salah lagi menempatkan orang di kepengurusan KONI, maka kesempatan itu akan lewat lagi,” katanya.
Lakotani sendiri telah memimpin Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Papua Barat sejak 2019. Pengalaman tersebut dinilainya menjadi salah satu modal untuk memahami dinamika, kebutuhan, maupun persoalan yang dihadapi cabang olahraga di daerah.
Ia menegaskan, KONI tidak hanya berfungsi sebagai organisasi yang menaungi cabang olahraga, tetapi juga harus mampu menjadi pelindung dan jembatan antara cabor dengan pemerintah.
“Tugas KONI harus menjadi pelindung dan payung, sebagai penghubung cabang olahraga dengan pemerintah,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Mohammad Lakotani sebagai calon Ketua Umum KONI Papua Barat, Melkias Werinussa, mengungkapkan pihaknya sejauh ini telah mengantongi dukungan tertulis dari sekitar 13 cabang olahraga.
Werinussa menyebut terdapat sekitar 38 cabang olahraga ditambah KONI kabupaten yang memiliki hak suara dalam Musorprovlub KONI Papua Barat.
Dengan komposisi tersebut, pihaknya memperkirakan seorang calon Ketua Umum membutuhkan sedikitnya 13 hingga 15 dukungan untuk memenuhi persyaratan pencalonan.
“Yang kami sudah terima secara fisik itu sekitar 13. Kami berharap nanti berkembang menjadi 25, ditambah dengan kabupaten, sehingga kita bisa mendapatkan sekitar 32 dukungan,” kata Werinussa.
Ia menyebut sejumlah cabor yang telah memberikan dukungan antara lain Persatuan Lawn Tennis Indonesia (PELTI), angkat besi, catur, renang, tenis meja, Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI), dan hoki.
Sementara dukungan dari Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI), kata dia, masih dalam proses.
“Secara riil kemarin itu dari PELTI, kemudian angkat besi, catur, renang, tenis meja, POSSI, hoki. Dari FORKI menyusul,” ujarnya.
Selain menggalang dukungan dari cabang olahraga, tim pemenangan Lakotani juga melakukan komunikasi dengan KONI kabupaten di seluruh Papua Barat.
Werinussa mengatakan, sejauh ini dukungan positif telah diperoleh dari KONI Kabupaten Kaimana dan Fakfak. Pihaknya juga berharap dukungan serupa datang dari kabupaten lainnya.
“Target kabupaten sebenarnya semua. Kami coba untuk mendekati. Yang sudah positif itu dari Kaimana dan Fakfak. Kami berharap kemudian dari Bintuni juga bisa masuk,” katanya.
Ia optimis dukungan terhadap Lakotani masih akan bertambah sebelum pelaksanaan Musorprovlub KONI Papua Barat 2026.
Menurut Werinussa, posisi Lakotani sebagai Wakil Gubernur Papua Barat menjadi salah satu pertimbangan karena dinilai dapat memperkuat koordinasi antara KONI, cabang olahraga, dan pemerintah daerah.
“Pertimbangannya karena secara hierarki kan lebih baik kalau kemudian Wakil Gubernur yang memimpin. Ada kepastian,” tuturnya.
Dengan dukungan yang terus dihimpun, tim pemenangan menargetkan jumlah dukungan terhadap Mohammad Lakotani terus meningkat hingga pelaksanaan Musorprovlub KONI Papua Barat 2026.
Musorprovlub tersebut nantinya akan menjadi forum untuk menentukan kepemimpinan KONI Papua Barat sekaligus arah pembinaan olahraga prestasi di daerah ke depan.(jp/ask).






















