HeadlineHukum & KriminalKab ManokwariPolda Papua BaratPolresta Manokwari

Aksi Pencaker di Manokwari Berujung Ricuh, Sejumlah Kaca Kantor Bupati Pecah

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Aksi unjuk rasa yang dilakukan ratusan pencari kerja (Pencaker) Formasi 2021 Kabupaten Manokwari, Selasa (2/6/2026), berujung ricuh dan mengakibatkan kerusakan pada bangunan Kantor Bupati Manokwari.

Sejumlah kaca pada gedung perkantoran dilaporkan pecah akibat lemparan batu saat massa menyampaikan tuntutan terkait penambahan kuota formasi yang hingga kini belum terakomodasi.

Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polresta Manokwari, Kompol Wisnu Prasetyo, mengatakan massa aksi masih bertahan di kawasan Kantor Bupati Manokwari hingga siang hari sambil menunggu kehadiran perwakilan Pemerintah Kabupaten Manokwari untuk melakukan dialog.

Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polresta Manokwari, Kompol Wisnu Prasetyo.

Menurut Wisnu, aksi diawali dengan pemalangan Jalan Esau Sesa sekitar pukul 07.00 WIT yang sempat mengganggu aktivitas masyarakat serta akses menuju kawasan perkantoran pemerintah.

“Setelah dilakukan negosiasi, pemalangan di Jalan Esau Sesa berhasil dibuka,” kata Wisnu.

Namun, setelah akses jalan kembali normal, massa kemudian berpindah ke ruas jalan menuju Kantor Bupati Manokwari dan kembali melakukan pemalangan.

Saat aparat keamanan berupaya membuka akses jalan tersebut, sebagian massa bergerak menggunakan sepeda motor menuju kompleks Kantor Bupati Manokwari.

“Pada saat kami berupaya membuka jalan ke arah kantor bupati, ada beberapa massa yang bergerak menggunakan sepeda motor ke kantor bupati dan melakukan tindakan perusakan,” ujarnya.

Aparat selanjutnya melakukan pengamanan di area perkantoran dan mengarahkan massa ke lokasi yang telah disiapkan untuk menyampaikan aspirasi.

Meski demikian, situasi sempat memanas ketika terjadi aksi pelemparan batu ke arah bangunan Kantor Bupati Manokwari.

“Terjadi pelemparan batu ke arah kantor sehingga beberapa kaca bangunan pecah akibat lemparan tersebut,” jelas Wisnu.

Ia mengatakan tuntutan utama para pencaker berkaitan dengan permintaan penambahan kuota bagi peserta Formasi 2021 yang hingga kini belum memperoleh kepastian.

Selain itu, massa juga mendesak Pemerintah Kabupaten Manokwari memberikan solusi dan kepastian penyelesaian terhadap persoalan formasi yang telah diperjuangkan selama beberapa tahun terakhir.

Untuk mengantisipasi meluasnya gangguan keamanan, pengamanan aksi melibatkan personel Polresta Manokwari yang dibantu personel Brimob Polda Papua Barat. (jp/ksn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta