Bupati Hermus Bentuk Tim Survei, Dua Lokasi Disiapkan untuk Relokasi TPA Manokwari
Produksi sampah rumah tangga di wilayah Manokwari saat ini mencapai kurang lebih 150 ton per hari.
MANOKWARI, JAGATPAPUA.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari, Papua Barat, mulai mengambil langkah serius untuk mengatasi persoalan persampahan yang semakin kompleks.
Pemkab membentuk tim survei untuk mengkaji dua lokasi alternatif yang disiapkan sebagai tempat pemrosesan akhir (TPA) baru, menyusul kondisi TPA Masiepi, Distrik Manokwari Selatan, yang dinilai sudah tidak lagi mampu menampung volume sampah yang terus meningkat.
Bupati Manokwari Hermus Indou, mengatakan, produksi sampah rumah tangga di wilayah Manokwari saat ini mencapai kurang lebih 150 ton per hari. Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah harus segera menyiapkan lokasi TPA baru yang memiliki kapasitas memadai dan dapat digunakan untuk jangka panjang.
“Tim melakukan survei untuk memastikan pengalihan TPA dari lokasi lama itu bisa efektif menampung produksi sampah rumah tangga yang terus meningkat,” ujar Hermus di Manokwari, Kamis (14/8/2026).
Menurutnya, terdapat dua lokasi yang saat ini menjadi objek kajian tim. Lokasi pertama berada di antara kawasan Satuan Permukiman (SP) 1, Distrik Warmare, dan Kampung Wasai, Distrik Manokwari Selatan.
Sementara lokasi kedua berada di kawasan antara Jalan Bram Atururi dan Kampung Kali Pami, Distrik Manokwari Utara.
Hermus menegaskan, penentuan lokasi TPA baru tidak semata-mata didasarkan pada luas dan kapasitas lahan. Pemerintah juga akan mempertimbangkan berbagai aspek lingkungan dan sosial untuk memastikan keberadaan TPA tidak kembali menimbulkan persoalan baru bagi masyarakat.
Beberapa aspek yang menjadi perhatian antara lain jarak lokasi dari sumber mata air, sungai, kawasan permukiman penduduk, hingga kawasan konservasi atau cagar alam.
“Setelah survei baru bisa diputuskan lokasi mana yang memenuhi kriteria dan digunakan jangka panjang. Kami menargetkan luasan TPA yang baru sekitar 40 sampai 50 hektare,” jelasnya.(jp/red).






