Dinas KehutananKab FakfakKab KaimanaKab ManokwariKab Manokwari SelatanKab Pegunungan ArfakKab Teluk BintuniKab Teluk WondamaPemprov PB

Gubernur Buka Bimtek, Penyuluh Kehutanan Dituntut Terus Tingkatkan Kompetensi

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com— Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelaksanaan Penyuluhan Kehutanan dan Pemberdayaan Masyarakat, Senin (20/4/2026).

Kegiatan ini berlangsung di Vitta Hotel Manokwari dan dibuka oleh Gubernur Papua Barat yang diwakili Staf Ahli, Marthen Kocu.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kehutanan Papua Barat Jimmy Susanto, Kepala Bidang Pengamanan dan Penyuluhan Kehutanan (PPK) Firaon Ullo, Pejabat Eselon III Dilingkup Dinas Kehutanan PB, para Kepala CDK, KPH, serta Kepala UPTD Balai Perbenihan dan Pengembangan Tanaman Hutan.

Mewakili Gubernur, Staf Ahli Marten Kocu Membuka Secara Resmi Bimtek Penyuluh Kehutanan Papua Barat.

Gubernur dalam sambutannya menekankan pentingnya peningkatan kapasitas penyuluh kehutanan di tengah tantangan pengelolaan hutan yang semakin kompleks.

“Tantangan yang dihadapi saat ini tidak hanya terkait tekanan terhadap kawasan hutan, tetapi juga dampak perubahan iklim serta tuntutan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar hutan,” ujarnya.

Ia menegaskan, di era transparansi dan akuntabilitas, penyuluh kehutanan dituntut terus meningkatkan kompetensi agar mampu menjalankan peran strategis dalam mendampingi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat memperbarui wawasan, meningkatkan keterampilan, serta memperkuat komitmen dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus mendorong pemanfaatan hasil hutan secara bertanggung jawab.

Staf Ahli Gubernur, Marthen Kocu (tengah), Kadis Kehutanan PB Jimmy Susanto, S.Hut., MP dan Kabid PPK Firaon Ulo, S.Hut., M. Si pada pembukaan Bimtek Penyuluh Kehutanan.

“Penyuluh harus mampu mendorong masyarakat agar lebih tahu, mau, dan mampu dalam mengelola potensi kehutanan secara berkelanjutan,” katanya.

Pemerintah Provinsi Papua Barat juga memberikan apresiasi kepada para penyuluh kehutanan yang dinilai telah bekerja dengan penuh dedikasi di lapangan.

Selain itu, melalui program Papua Barat Produktif, Dinas Kehutanan disebut telah menyalurkan bantuan peralatan kepada kelompok tani hutan guna meningkatkan nilai ekonomi dari potensi sumber daya yang ada.

“Saya minta peserta mengikuti bimtek ini dengan serius agar dapat diaplikasikan di lapangan demi keberhasilan pembangunan daerah,” tegasnya.

Foto bersama kegiatan Pelaksanaan Bimtek Penyuluhan Kehutanan.

Sementara itu, Kepala Seksi Penyuluhan Dinas Kehutanan Papua Barat, Junias Waromi, menjelaskan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas penyuluh dalam mendampingi masyarakat, khususnya dalam mengoptimalkan hasil hutan bukan kayu sebagai sumber ekonomi berkelanjutan.

“Bimtek ini juga memperkuat peran penyuluh dalam mendampingi kelompok tani hutan dan usaha perhutanan sosial secara lebih efektif,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, di antaranya Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Manokwari, Kantor Wilayah Agama atau MUI Papua Barat, Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Papua Barat, serta Sekretariat Dinas Kehutanan Papua Barat.

Sebanyak 28 peserta mengikuti kegiatan ini, yang berasal dari sejumlah wilayah seperti CDK Pegunungan Arfak, Manokwari Selatan, Teluk Wondama, Kaimana, Fakfak, hingga Teluk Bintuni, serta perwakilan unit pelaksana teknis dan lingkup Dinas Kehutanan Papua Barat.(jp/ask).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta