Dominggus Mandacan Tinjau Pembangunan Pabrik Pakan Ternak di Masni, Target Rampung 2027

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com— Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, meninjau langsung lokasi pembangunan pabrik pakan ternak di SP 5, Distrik Masni, Kabupaten Manokwari, Rabu (22/4/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Dominggus melihat secara langsung progres pembangunan fisik pabrik, mulai dari struktur bangunan hingga kesiapan mesin dan kelengkapan peralatan produksi. Ia juga menerima penjelasan teknis dari jajaran terkait mengenai tahapan pembangunan serta skema operasional pabrik setelah resmi beroperasi.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Papua Barat, Hendrikus Fatem, menjelaskan bahwa pembangunan pabrik pakan ternak ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam menjawab tantangan tingginya harga pakan yang selama ini menjadi salah satu kendala utama dalam pengembangan sektor peternakan.
“Pabrik ini dibangun untuk mengantisipasi mahalnya harga pakan ternak yang selama ini masih didatangkan dari luar Papua Barat. Kondisi tersebut berdampak langsung pada tingginya biaya produksi peternak, khususnya untuk komoditas ayam petelur, ayam pedaging, maupun ternak babi,” ujarnya.
Menurut Hendrikus, kehadiran pabrik pakan ternak ini diharapkan mampu mendorong kemandirian penyediaan pakan di tingkat lokal sekaligus memperkuat daya saing usaha peternakan di Papua Barat.
Selain itu, keberadaan fasilitas ini juga diyakini akan memberikan efek berganda (multiplier effect), baik dalam menekan biaya produksi, menjaga stabilitas harga pakan, maupun meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan peternak.
Ia menambahkan, proses pembangunan pabrik saat ini terus berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan dan ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2027.
Pemerintah Provinsi Papua Barat berharap, dengan beroperasinya pabrik tersebut, ketergantungan terhadap pasokan pakan dari luar daerah dapat dikurangi, sehingga stabilitas harga lebih terjaga dan pengembangan sektor peternakan di Papua Barat dapat berlangsung secara berkelanjutan.(jp/rls).









