Kab Manokwari SelatanProvinsi Papua Barat

Bupati Bernard Warning Pemilik Kafe dan Karaoke, Batasi Jam Operasional Jelang Temu Nasional GPKAI

Pemilik kafe, karaoke, dan tempat hiburan wajib mendukung terciptanya situasi yang kondusif dengan menaati batas waktu operasional yang telah diimbau pemerintah.

RANSIKI, JAGATPAPUA.com – Bupati Manokwari Selatan, Bernard Mandacan, mengingatkan seluruh pemilik kafe dan tempat hiburan di wilayah tersebut untuk membatasi jam operasional serta tidak menjual minuman keras menjelang pelaksanaan Temu Nasional Gerakan Pemuda Kristen Alkitab Indonesia (GPKAI) se-Indonesia.

Imbauan tersebut disampaikan Bernard saat mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban daerah, Senin (21/9/2026).

Menurut Bernard, Manokwari Selatan saat ini dipercaya menjadi tuan rumah agenda nasional yang akan dihadiri peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Karena itu, kondisi keamanan, ketertiban dan kenyamanan selama kegiatan berlangsung perlu menjadi perhatian bersama.

Ia meminta para pemilik kafe, karaoke, dan tempat hiburan lainnya untuk ikut mendukung terciptanya situasi yang kondusif dengan menaati batas waktu operasional yang telah disampaikan oleh pemerintah melalui imbauan.

“Saya minta bagi pemilik kafe dan tempat hiburan agar membatasi jam operasional dan tidak melayani pengunjung melebihi pukul 24.00 WIT. Larangan keras juga diberlakukan terhadap peredaran minuman keras, mengingat sejumlah agenda besar akan berlangsung di wilayah ini, termasuk Temu Nasional GPKAI,” tegas Bernard.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan kepada TNI dan Polri dalam menjaga keamanan selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Ia menilai, keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat, termasuk lembaga gereja, komunitas keagamaan, tokoh masyarakat, pemuda, serta pelaku usaha.

“Mari kita bersama-sama mendukung TNI dan Polri menjaga daerah ini tetap aman dan kondusif. Kita dipercaya menjadi tuan rumah Temu Nasional GPKAI se-Indonesia, sehingga mari kita tunjukkan bahwa Manokwari Selatan mampu menjadi tuan rumah yang baik,” ajaknya.

Bernard berharap seluruh masyarakat dapat bergandengan tangan bersama pemerintah daerah, TNI dan Polri untuk menjaga ketenteraman selama kegiatan berlangsung.
Menurutnya, dukungan masyarakat dan kepatuhan terhadap imbauan pemerintah akan menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh rangkaian Temu Nasional GPKAI berjalan aman, tertib dan lancar.

Ia juga berharap para peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia dapat memperoleh kesan positif selama berada di Manokwari Selatan.

“Ini kesempatan bagi kita untuk menunjukkan keramahtamahan dan kebersamaan masyarakat Manokwari Selatan. Mari kita jaga daerah ini agar tetap aman, nyaman dan kondusif,” pungkasnya.(jp/fir).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta