Ekonomi & BisnisKab Manokwari SelatanPemprov PBProvinsi Papua Barat

Buka Pelatihan Koperasi di Mansel, Bupati Dorong Pengelolaan Potensi Lokal Beri Nilai Tambah

Sebagai langkah strategis untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan pengurus dalam mengelola koperasi secara profesional.

RANSIKI, JAGATPAPUA.com — Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Dinas Koperasi dan UMKM menggelar Pelatihan Dasar-Dasar Koperasi se-Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel) Tahun 2026, sebagai upaya memperkuat kapasitas pengurus dan pengelola koperasi di daerah tersebut.

Kegiatan yang diikuti 60 peserta dari enam distrik di Kabupaten Mansel itu dibuka Bupati Manokwari Selatan, Bernard Mandacan, di Penginapan Srikandi Ransiki, Selasa (8/9/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Papua Barat, Sarce Meidodga, jajaran Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan, serta para pengurus dan anggota koperasi.

Bupati Bernard Mandacan mengatakan, pelatihan dasar-dasar koperasi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan pengurus dalam mengelola koperasi secara profesional, sekaligus mendorong perekonomian masyarakat berbasis potensi lokal.

Menurutnya, berbagai sektor unggulan masyarakat di Manokwari Selatan telah berkembang dan memiliki potensi ekonomi yang besar. Di antaranya sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan.

“Berbagai kegiatan sudah dilaksanakan dengan baik, mulai dari cetak sawah oleh masyarakat, kebun cokelat, hingga Koperasi Merah Putih di Kampung Nelayan yang terus berjalan. Kita harus terus bersinergi, memperkuat koordinasi dan komunikasi, sehingga data dan perkembangan kegiatan tersebut dapat tersampaikan dengan baik kepada pimpinan daerah,” kata Bernard.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama melakukan pengawasan agar berbagai program dan kegiatan yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kita awasi bersama-sama agar apa yang dikerjakan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang selama ini menanti,” ujarnya.

Bernard menegaskan, Kabupaten Manokwari Selatan memiliki kekayaan potensi sumber daya alam yang sangat besar, mulai dari pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, kehutanan, hingga usaha mikro dan kecil yang berkembang di tengah masyarakat.

Namun, kata dia, potensi tersebut belum sepenuhnya memberikan dampak ekonomi yang maksimal karena sebagian besar produk masyarakat masih dipasarkan dalam bentuk bahan mentah.

“Potensi tersebut harus kita kelola dengan baik secara bersama-sama, agar tidak hanya menghasilkan bahan mentah, tetapi mampu memberikan nilai tambah dan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat Papua Barat, khususnya masyarakat di Kabupaten Manokwari Selatan,” tegasnya.

Karena itu, menurut Bernard, penguatan kelembagaan koperasi menjadi penting sebagai salah satu instrumen untuk mendorong masyarakat mengembangkan usaha secara lebih terorganisasi dan berkelanjutan.

Ia berharap, seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan serius, aktif berdiskusi serta memanfaatkan kesempatan untuk menggali pengetahuan dari para narasumber.

“Yang terpenting, ilmu yang diperoleh tidak berhenti di ruang pelatihan, melainkan diterapkan langsung di tempat masing-masing,” pesannya.

Lebih lanjut, Bernard mendorong koperasi di Manokwari Selatan agar mampu mengambil peran dalam seluruh mata rantai ekonomi daerah, mulai dari produksi, pengolahan, pemasaran hingga akses terhadap permodalan.

“Setelah pelatihan ini selesai, pengetahuan tersebut harus diterapkan dalam pengelolaan koperasi di lapangan. Kita harus mendorong koperasi mampu menjadi bagian dari rantai ekonomi daerah, mulai dari produksi, pengolahan, pemasaran hingga akses permodalan,” katanya.

Ia juga mengingatkan pengurus koperasi untuk mulai memanfaatkan perkembangan teknologi digital dalam mendukung pengelolaan koperasi, termasuk administrasi, pencatatan keuangan, pemasaran produk, serta peningkatan pelayanan kepada anggota.

Dengan pengelolaan yang profesional dan pemanfaatan potensi lokal secara optimal, pemerintah daerah berharap koperasi dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga di Kabupaten Manokwari Selatan.(jp/fir). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta