Wabup Mugiyono Tekankan Pembentukan Karakter Saat Buka Pelatihan Paskibraka Manokwari 2026

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com — Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono, S.Hut., M.Ling, menegaskan bahwa terpilihnya puluhan pelajar terbaik dalam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Ia mengingatkan bahwa posisi tersebut merupakan wujud kehormatan, kedisiplinan, dan amanah negara yang lahir dari proses seleksi ketat.
Penegasan tersebut disampaikan Mugiyono saat membuka secara resmi pemusatan latihan dan pembinaan calon Paskibraka Kabupaten Manokwari Tahun 2026, Selasa (21/7/26). Di hadapan para pelajar tingkat SMA/SMK sederajat yang terpilih, ia menekankan pentingnya memaknai latihan ini sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda yang berintegritas dan berjiwa nasionalis.

“Tugas mengibarkan Sang Merah Putih adalah amanah negara yang mengandung nilai kebangsaan, persatuan, dan penghormatan terhadap simbol kedaulatan Republik Indonesia. Oleh karena itu, latihan ini harus kita maknai sebagai proses pembentukan generasi muda yang siap mengemban tugas dengan tanggung jawab tinggi,” ujar Mugiyono di hadapan para peserta.
Ia juga berpesan agar para peserta senantiasa menjaga kesehatan fisik, mental, dan spiritual selama masa penggemblengan. Menurutnya, kesuksesan pasukan pengibar bendera sangat bergantung pada kekompakan dan soliditas tim secara menyeluruh, bukan individu semata.
“Jangan cepat mengeluh. Mengeluh itu karakter orang lemah. Jika menghadapi kesulitan, jadikan itu sebagai ujian untuk menguatkan mental. Ingat, proses tidak akan mengkhianati hasil. Lakukan yang terbaik karena kalian akan mencatatkan sejarah di Manokwari,” tegasnya membakar semangat para calon Paskibraka.
Sementara itu, Ketua Panitia Paskibraka Kabupaten Manokwari, Gibzon Mandacan, dalam laporan resminya mengungkapkan bahwa seluruh calon Paskibraka akan menjalani masa karantina serta pemusatan latihan selama kurang lebih 25 hari terhitung sejak akhir Juli hingga puncak peringatan 17 Agustus 2026.

“Jumlah peserta yang mengikuti pemusatan latihan sebanyak 34 orang putra-putri terbaik Manokwari. Mereka dipersiapkan secara matang untuk mengibarkan dan menurunkan bendera pusaka pada HUT ke-81 RI,” terang Gibzon.
Selama masa pemusatan latihan tersebut, para peserta tidak hanya digembleng melalui materi Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dan ketahanan fisik, tetapi juga dibekali materi Ideologi Pancasila, Wawasan Kebangsaan, Bela Negara, Kepemimpinan, hingga Pembinaan Mental dan Spiritual.
“Melalui pelatihan komprehensif ini, kami berharap para peserta mampu mengemban tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, kehormatan, dan dedikasi tinggi bagi Kabupaten Manokwari dan bangsa Indonesia,” pungkasnya.
Pihaknya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran Badan Kesbangpol Kabupaten Manokwari, jajaran Polresta Manokwari, para pelatih, pembina, serta pihak sekolah dan orang tua yang telah memberikan dukungan penuh terhadap kelancaran proses pembinaan ini.




















