Ekonomi & BisnisPapua Barat

Kundrat Wariensi Bangun Nus Nambega Homestay Lewat Dana Mandiri, Dorong Teluk Triton Jadi Destinasi Wisata Dunia

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com — Potensi pariwisata di kawasan Teluk Triton, Kabupaten Kaimana, Provinsi Papua Barat, terus menggeliat berkat inisiatif masyarakat lokal. Kundrat Wariensi, seorang putra daerah asal Kampung Lobo, membangun dua unit homestay secara mandiri menggunakan modal pribadi demi mendongkrak pariwisata lokal dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

Inisiatif yang dinamai Nus Nambega Homestay ini digagas sejak tahun 2023. Meski dibangun dengan keterbatasan finansial tanpa campur tangan pemerintah, homestay tersebut kini telah mulai dikunjungi oleh wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

“Apa yang kami bangun ini semuanya adalah usaha kami mandiri tanpa ada campur tangan pemerintah. Kami sendiri dengan modal finansial kita sendiri, jadi apa yang kami bangun seadanya,” ujar Kundrat Wariensi.

Menurut Kundrat, langkah ini diambil tidak hanya untuk mencari penghidupan, melainkan sebagai bentuk persembahan terbaik anak negeri dalam mempromosikan keindahan tanah leluhur mereka, sekaligus memperkenalkan potensi Provinsi Papua Barat ke kancah global.

Teluk Triton tercatat telah beberapa kali dikunjungi oleh kapal pesiar (cruise) yang membawa ratusan wisatawan dalam sekali perjalanan. Menyongsong masa depan pariwisata yang lebih cerah, Kundrat mengaku telah membuka penjajakan kerja sama dengan sejumlah agen perjalanan untuk memasarkan potensi wisata di kawasan Nus Nambega pada rentang tahun 2026–2027.

Untuk mendukung kelancaran arus kunjungan wisata, pihaknya meminta kepada Pemerintah Kabupaten Kaimana melalui Dinas Perhubungan agar menetapkan kawasan Nus Nambega dan Miwara sebagai titik labuh resmi atau marine boy. Kehadiran fasilitas sandar ini dinilai sangat krusial mengingat jumlah penumpang kapal cruise yang umumnya mencapai ratusan orang.

Sebagai putra daerah yang memahami betul karakter ekosistem lokal, Kundrat mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan alam, mulai dari pesisir pantai, laut, hingga kawasan hutan. Wisatawan yang berkunjung ke Teluk Triton memiliki ragam minat yang luas, mulai dari diving, snorkeling, birdwatching, hingga penelusuran habitat satwa unik seperti grand python.

Oleh karena itu, ia berharap pemerintah daerah Kabupaten Kaimana dan Pemerintah Provinsi Papua Barat dapat memberikan perhatian serius dan bantuan yang tepat sasaran bagi para pelaku usaha kecil di kawasan tersebut.

“Harapan kami masyarakat kecil yang memiliki sebidang usaha, pemerintah harus bantu tepat sasaran. Kami berharap ke depan Pemerintah Provinsi Papua Barat harus melihat daerah Teluk Triton,” pungkasnya.(jp/fir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta