Sekda Papua Barat Minta Disbudpar Tingkatkan Kinerja dan Perkuat Pariwisata Berbasis Budaya
MANOKWARI, JAGATPAPUA.com — Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Barat, Ali Baham Temongmere, meminta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua Barat terus meningkatkan kinerja serta memperkuat pengembangan pariwisata berbasis budaya demi kesejahteraan masyarakat Papua Barat.
Hal itu disampaikan Ali Baham Temongmere saat memberikan sambutan dalam acara serah terima jabatan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua Barat di Manokwari.
Sekda menyampaikan apresiasi kepada Plt Kepala Dinas sebelumnya, Ortisan Marini, atas dedikasi dan pengabdian selama memimpin dinas tersebut sejak Desember 2025 hingga Mei 2026.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Barat kami menyampaikan terima kasih atas pengabdian dan dedikasi yang tinggi selama menjalankan tugas sebagai Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata,” ujar Sekda.
Menurutnya, selama enam bulan terakhir Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Papua Barat telah melaksanakan program kerja sesuai mekanisme yang berlaku serta menunjukkan kepemimpinan yang baik dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat.
Meski demikian, Sekda mengingatkan agar jajaran dinas tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya di bidang kebudayaan dan pariwisata.
“Saya berharap ke depan Dinas Pariwisata tidak berpuas diri, tetapi terus meningkatkan program kerja dan pelayanan kepada masyarakat agar lebih baik lagi,” katanya.
Kepada Kepala Dinas definitif yang baru, Jafar Werfete, Sekda meminta agar mampu bekerja secara objektif, adaptif, dan membangun komunikasi yang baik dengan seluruh OPD terkait.
Ia menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor agar kebijakan yang diambil dapat berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran.
Selain itu, Sekda juga menekankan bahwa sektor pariwisata dapat menjadi sumber pendapatan daerah berkelanjutan di Papua Barat apabila dikelola secara serius dan berbasis pada kekuatan budaya lokal.
“Ke depan PAD kita bukan hanya dari sumber daya alam, tetapi juga dari sumber daya pariwisata yang terbarukan dan sesuai dengan ekosistem lingkungan,” ucapnya.
Dalam suasana santai, Ali Baham Temongmere juga memberi motivasi kepada para pejabat yang kerap ditunjuk sebagai pelaksana harian (PLH) maupun pelaksana tugas (PLT) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat.
Menurutnya, pengalaman menjadi Plt maupun Plh merupakan bagian penting dalam perjalanan karier birokrasi dan dapat menjadi pijakan menuju jabatan definitif.
“Jangan bosan kalau kemudian menjadi Plt atau Plh, karena itu bagian dari proses dan pengalaman dalam perjalanan karier,” ujarnya. (jp/jn)














