Hukum & KriminalPapua Barat

Dandim 1801/Manokwari dan Insan Pers Perkuat Sinergi Dukung Program Pemerintah

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Suasana hangat dan penuh keakraban terlihat dalam kegiatan yang digelar Komandan Kodim (Dandim) 1801/Manokwari, Letkol Inf Davit Sutrisno Sirait, S.E bersama insan media dan pers di Kabupaten Manokwari, Papua Barat.

Kegiatan yang berlangsung santai tersebut dihadiri sejumlah perwakilan media serta pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Papua Barat sebagai ajang mempererat hubungan kemitraan antara TNI dan insan pers di Manokwari, rabu(13/5/26).

Dalam pertemuan itu, Dandim mengatakan bahwa dirinya sejak lama memiliki hubungan yang dekat dengan media di setiap tempat tugasnya, termasuk saat ini di Kabupaten Manokwari.

“Saya dari tugas-tugas sebelumnya memang sangat dekat dengan media dan pers, termasuk saat ini sebagai Dandim di Manokwari,” ujar Davit Sutrisno Sirait.

Letkol Inf Davit Sutrisno Sirait, S.E

Ketua PWI Papua Barat, Bustam menyampaikan apresiasi atas inisiatif Dandim 1801/Manokwari yang meluangkan waktu untuk berdiskusi dan bersilaturahmi bersama insan pers.

“Kami menyampaikan terima kasih karena di tengah kesibukan, Pak Dandim masih bisa meluangkan waktu untuk coffee morning dan bersilaturahmi dengan kami insan pers di Kabupaten Manokwari,” kata Bustam.

Menurutnya, Kodim 1801/Manokwari saat ini menjadi salah satu mitra strategis media, terutama dalam mendukung berbagai program pemerintah pusat yang dijalankan di daerah.

“Kami melihat Kodim sebagai mitra strategis dan Pak Dandim sebagai sumber yang kompeten, karena saat ini Kodim menjadi pelaksana berbagai program pemerintah dari pusat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Dandim juga memaparkan sejumlah program pemerintah yang saat ini turut didukung TNI di daerah, termasuk percepatan realisasi program prioritas Presiden RI.

“Kodim saat ini memainkan peran dari pemerintah pusat, karena ada program dari Presiden yang harus segera direalisasikan. Presiden ingin agar program dan janji politik saat kampanye bisa segera diwujudkan,” jelasnya.

Meski demikian, ia mengakui pelaksanaan program di Papua memiliki tantangan tersendiri, mulai dari kondisi geografis, budaya masyarakat hingga tingginya biaya distribusi bahan dari luar daerah.

“Dengan semangat Presiden yang cepat, tentu pelaksanaan di lapangan terkadang mengalami hambatan karena dinamika wilayah, baik geografis, budaya maupun faktor lainnya, sehingga TNI turut ditugaskan membantu,” tambahnya.

Davit Sutrisno Sirait menegaskan komitmennya untuk ikut mengambil bagian dalam pembangunan Papua Barat, khususnya di Kabupaten Manokwari agar dapat berkembang sejajar dengan daerah lain di Indonesia.

“Saya hadir di Papua, khususnya Manokwari, ingin mengambil bagian untuk membangun Papua Barat agar bisa sama seperti daerah lain di Indonesia,” katanya.(jp/alb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta