Dinas Kehutanan Papua Barat Ajak Siswa SMPN 2 Manokwari Cintai Lingkungan Melalui Program Adiwiyata

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com — Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat mengajak seluruh siswa SMP Negeri 2 Manokwari untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui budaya menjaga kebersihan dan menanam pohon di lingkungan sekolah.
Ajakan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat, Jimmy W. Susanto, saat menyerahkan bantuan 450 bibit pohon dan buah kepada SMP Negeri 2 Manokwari, Rabu (13/5/2026).
Dalam sambutannya, Jimmy mengatakan bahwa saat ini dunia tengah menghadapi berbagai persoalan lingkungan seperti berkurangnya hutan, pencemaran sampah, perubahan iklim, banjir hingga kerusakan alam akibat kurangnya kepedulian manusia terhadap lingkungan.
Karena itu, seluruh elemen masyarakat, termasuk pelajar, memiliki tanggung jawab menjaga bumi agar tetap hijau, bersih dan sehat.
Menurutnya, program Sekolah Adiwiyata bukan hanya bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan indah, tetapi juga membangun karakter peserta didik yang peduli, disiplin, bertanggung jawab dan memiliki kecintaan terhadap alam sejak dini.
“Pendidikan lingkungan hidup sangat penting ditanamkan sejak dini, karena kebiasaan baik yang dilakukan anak-anak hari ini akan menjadi karakter yang melekat hingga dewasa nanti,” tulis Jimmy dalam sambutannya.
Ia juga mengajak para siswa untuk mulai mencintai lingkungan dari hal-hal sederhana, seperti menjaga kebersihan kelas dan halaman sekolah, membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik, menghemat air dan listrik, serta merawat tanaman di lingkungan sekolah.
Jimmy menegaskan bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara bersama-sama dan terus menerus.
Karena itu, ia berharap kegiatan menanam pohon tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi menjadi budaya positif yang tumbuh dalam kehidupan setiap siswa.
“Ketika kalian menanam satu pohon, sesungguhnya kalian sedang menanam harapan untuk masa depan,” katanya.
Selain kepada siswa, apresiasi juga diberikan kepada para guru dan seluruh warga sekolah yang dinilai telah menjadi teladan dalam membimbing peserta didik mencintai lingkungan melalui pembelajaran dan kebiasaan sehari-hari di sekolah.
Jimmy menilai keberhasilan Sekolah Adiwiyata bukan hanya soal penghargaan atau penilaian, tetapi tentang membangun generasi yang sadar menjaga alam dan mampu menjadi pelopor perubahan di tengah masyarakat.
Ia optimistis anak-anak Papua mampu menjadi generasi penjaga bumi yang hebat, mengingat Papua memiliki kekayaan alam dan keindahan lingkungan yang perlu dijaga bersama.
Di akhir sambutannya, Jimmy mengajak seluruh siswa dan warga sekolah terus semangat menjaga lingkungan demi mewujudkan sekolah yang hijau, nyaman, bersih dan sehat. Ia berharap SMP Negeri 2 Manokwari dapat menjadi contoh bagi lingkungan sekitar dalam penerapan budaya peduli lingkungan.(jp/ask).














