Sertijab Kadis Pariwisata PB, Ortisan Marini Serahkan Tongkat Estafet kepada Jafar Werfete

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com — Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Provinsi Papua Barat, Ortisan Marini, resmi menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada Kepala Dinas definitif, Jafar Werfete, dalam acara serah terima jabatan (sertijab), pada Rabu (13/5/2026) di Kantor Gubernur PB.
Sertijab tersebut dipimpin langsung oleh Sekda Papua Barat, Drs. Ali Baham Temongmere, dihadiri jajaran Pimpinan OPD dilingkungan Pemerintahan Provinsi Papua Barat dan pejabat Eselon III, IV Disbudpar PB.
Ortisan Marini dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Papua Barat yang hadir, termasuk Sekretaris Daerah Papua Barat, para asisten, staf ahli, pimpinan OPD, pejabat eselon III dan IV, serta seluruh pegawai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Papua Barat.

“Kita bersyukur karena kurang lebih 1,5 tahun Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dinakhodai oleh kurang lebih tiga orang, dan hari ini saya menyerahkan tongkat estafet kepada pejabat definitif,” ujar Marini.
Menurutnya, penetapan kepala dinas definitif menjadi langkah penting dalam memperkuat koordinasi dan pelaksanaan program kerja di lingkungan dinas.
Marini juga menyampaikan laporan singkat terkait kondisi organisasi dan realisasi anggaran selama dirinya menjalankan tugas sebagai Plt Kadis.
Ia mengatakan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Papua Barat terdiri dari satu kepala dinas, satu sekretaris, empat bidang, tiga kepala subbagian, dan 12 kepala seksi dengan total 49 pegawai, terdiri dari 40 PNS dan sembilan PPPK.
Selain itu, terdapat 27 tenaga honorer yang terdiri dari 13 petugas keamanan, empat cleaning service, dan tenaga pendukung lainnya.
“Izin melaporkan realisasi keuangan sebesar Rp2,7 miliar lebih yang terdiri dari belanja gaji, honorer, ATK, perjalanan dinas, barang dan jasa serta TPP,” katanya.
Menurut Marini, hingga memasuki bulan kelima tahun anggaran berjalan, penggunaan anggaran baru mencapai sekitar 12,41 persen karena sejumlah program dan kegiatan bidang belum terlaksana sepenuhnya.
Ia berharap, di bawah kepemimpinan definitif Jafar Werfete, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Papua Barat dapat semakin optimal dalam menjalankan program pelayanan, pengembangan pariwisata, serta pelestarian budaya di Papua Barat.
“Demikian laporan singkat yang kami sampaikan. Kami berharap arahan dari Bapak Sekda untuk menjadi pedoman bersama dalam melaksanakan tugas ke depan,” ucapnya. (jp/jn)














