DPD RIKab FakfakKab KaimanaKab ManokwariKab Manokwari SelatanKab Pegunungan ArfakKab Teluk BintuniKab Teluk WondamaPemprov PB

Abdullah Manaray Apresiasi Perum Bulog Manokwari, Stok Aman, Warga Diimbau Tak Cemas Soal Pangan

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com — Anggota DPD RI, Abdullah Manaray mengapresiasi kinerja Perum Bulog Papua Barat dalam menjaga stabilitas harga dan distribusi pangan kepada masyarakat di wilayah Papua Barat.

Hal itu disampaikan Abdullah Manaray saat melakukan kunjungan kerja ke gudang Bulog di Manokwari, pada Rabu (13/5/2026). Dalam kunjungan tersebut ia didampingi langsung Kepala Perum Bulog Manokwari, Sheike Irawaty.

Foto bersama Anggota DPD RI Abdullah Manaray dan Jajaran Perum Bulog Manokwari, usai melakukan peninjauan.

Menurut Abdullah, kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka pengawasan terhadap program pangan pemerintah sekaligus memastikan distribusi bantuan pangan berjalan tepat sasaran kepada masyarakat.

“Kita melakukan pengawasan terhadap program pangan pemerintah dan memastikan distribusi pangan ini sampai kepada masyarakat dengan tepat,” ujar Abdullah.

Dalam kunjungan itu, rombongan meninjau langsung gudang Bulog di wilayah Sanggeng dan Pelabuhan Manokwari.

Abdullah menyebutkan, hingga saat ini penyaluran bantuan pangan pemerintah di Papua Barat telah mencapai sekitar 60 hingga 70 persen dan berjalan tanpa kendala.

“Kami memberikan apresiasi kepada Bulog Kabupaten Manokwari karena gerak cepat pimpinan dan seluruh jajarannya dalam mendistribusikan bantuan pangan kepada masyarakat,” kata pria yang akrab disapa Songkok Merah ini.

Ia juga memastikan stok beras di Papua Barat masih dalam kondisi aman hingga akhir tahun 2026. Selain itu, harga beras dan bahan pangan pokok lainnya masih relatif stabil dan belum mengalami kenaikan.

“Harga pangan, khususnya beras, masih aman dan ketersediaannya dipastikan sampai akhir tahun. Dari sisi harga juga masih stabil dan tidak ada kenaikan,”ujarnya.

Abdullah mengimbau masyarakat Papua Barat agar tidak panik ataupun khawatir terkait ketersediaan pangan di tengah kondisi ekonomi saat ini.

“Masyarakat tidak perlu resah karena pemerintah memastikan harga bahan pokok tetap stabil dan stok pangan aman sampai akhir tahun,” tegasnya.

Namun demikian, ia menyoroti masih terbatasnya fasilitas gudang penyimpanan pangan di sejumlah daerah di Papua Barat, khususnya di wilayah luar Manokwari.

Menurutnya, Pemerintah Daerah di Kabupaten Pegunungan Arfak, Manokwari Selatan, Teluk Bintuni dan Teluk Wondama perlu segera menyiapkan lahan untuk pembangunan gudang penyimpanan Bulog.

“Kita berharap pemerintah daerah bisa merespon cepat dengan menyiapkan lahan pemerintah sehingga Bulog dapat membangun gudang-gudang penyimpanan di daerah,” katanya.

Ia menilai keberadaan gudang penyimpanan tersebut sangat penting guna mencegah penumpukan stok pangan di Manokwari sekaligus mempercepat distribusi ke daerah-daerah.

Selain untuk menyimpan beras dan minyak goreng, Abdullah juga berharap gudang tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk menampung pangan lokal masyarakat.

“Gudang ini nantinya bukan hanya untuk menampung beras dan minyak, tetapi juga bisa menjadi tempat penampungan pangan lokal untuk mendukung ketahanan pangan daerah,” tandasnya. (jp/ask)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta