Pangkodau III dan Pemkab Mansel Matangkan Kerja Sama Pembangunan Fasilitas Bandara
Pemerintah daerah dan TNI Angkatan Udara kini berupaya memperjelas pembagian tanggung jawab serta status aset yang akan digunakan dalam proyek tersebut.

RANSIKI, JAGATPAPUA.com— Panglima Komando Daerah TNI Angkatan Udara (Pangkodau) III, Marsda TNI Dr. Azhar Aditama Djojosugito, membahas kelanjutan kerja sama pembangunan fasilitas bandara di Abresso, Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat, Jumat, 23 Oktober 2026. Pembahasan tersebut berfokus pada perincian kesepakatan, pemanfaatan aset daerah, dan penyelesaian persyaratan administrasi sebelum pembangunan dimulai.
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Bupati Manokwari Selatan itu merupakan tindak lanjut nota kesepahaman yang telah disepakati kedua pihak sekitar tiga bulan sebelumnya. Pemerintah daerah dan TNI Angkatan Udara kini berupaya memperjelas pembagian tanggung jawab serta status aset yang akan digunakan dalam proyek tersebut.
Azhar mengatakan, kesepakatan sebelumnya perlu diterjemahkan ke dalam dokumen yang lebih terperinci. Menurut dia, penggunaan dana pemerintah dan keterlibatan aset milik daerah menuntut kejelasan mengenai bangunan yang akan dibangun maupun aset yang berpotensi dihibahkan.
“Detail pemisahan aset daerah, bangunan apa saja yang akan dihibahkan, hal-hal inilah yang akan kita bicarakan lebih lanjut,” kata Azhar.
Ia menegaskan, pembangunan tersebut nantinya menjadi tanggung jawab Kementerian Pertahanan. Adapun Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan telah menyiapkan lahan untuk mendukung rencana pembangunan fasilitas bandara tersebut.
Meski demikian, pelaksanaan proyek masih memerlukan penyelesaian sejumlah persyaratan administratif. Azhar menyebut studi analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) dan pengukuran lahan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) sebagai bagian dari tahapan yang harus dipenuhi.
Menurut dia, pemerintah daerah dan pihak terkait akan mempercepat koordinasi agar proses administrasi berjalan sesuai ketentuan. Kesiapan lahan, kata Azhar, perlu diikuti dengan pemenuhan seluruh persyaratan yang berlaku sebelum pembangunan dilaksanakan.
Bupati Manokwari Selatan Bernard Mandacan menyatakan pemerintah kabupaten siap melanjutkan kerja sama tersebut. Ia mengatakan koordinasi dengan TNI Angkatan Udara akan terus ditingkatkan untuk mendukung rencana pembangunan dan pemenuhan fasilitas bandara.
Bernard berharap kerja sama itu dapat segera diwujudkan dan memberikan manfaat bagi pembangunan daerah. Namun, realisasi proyek masih bergantung pada penuntasan dokumen kerja sama, kejelasan pengelolaan aset, serta pemenuhan persyaratan teknis dan administratif.
Kerja sama antara TNI Angkatan Udara dan Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut. Tahap berikutnya adalah memastikan seluruh aspek legalitas, pembagian kewenangan, dan kesiapan pelaksanaan telah diselesaikan sebelum pekerjaan fisik dimulai.(jp/fir).

















