Kab FakfakPendidikanProvinsi Papua Barat

Tim Ekspedisi Patriot Unpad Cetak Buku Bahasa Inggris untuk Siswa di Bomberay

FAKFAK, JAGATPAPUA.com— Keterbatasan buku pelajaran dan akses internet menjadi tantangan bagi siswa Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al-Hidayah Bomberay, Kabupaten Fakfak, Papua Barat.

Untuk membantu mengatasi persoalan itu, Tim Ekspedisi Patriot Universitas Padjadjaran (Unpad) Kelompok 13 menyusun dan mencetak buku ajar Bahasa Inggris bagi siswa kelas X, XI, dan XII.

Sebanyak 49 eksemplar buku diserahkan kepada siswa yang hadir di MAS Al-Hidayah Bomberay pada Kamis, 22 Oktober 2026. Buku tersebut dirancang agar siswa memiliki bahan belajar yang bisa digunakan secara mandiri, termasuk di luar jam pelajaran, tanpa bergantung pada koneksi internet.

Ketua Tim Asistensi Mengajar Unpad, Prof. Dr. Atwar Bajari, M.Si., mengatakan penyusunan buku itu merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program asistensi mengajar yang melibatkan mahasiswa dan alumni Unpad di Kawasan Transmigrasi Bomberay-Tomage.

Buku ajar tersebut disusun, ditulis, dan dicetak oleh tim untuk mendukung proses pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah yang menghadapi keterbatasan sumber belajar.

Sejumlah siswa menyambut positif pembagian buku itu. Melawati, yang akrab disapa Mela, mengatakan buku tersebut membuatnya bersemangat untuk belajar Bahasa Inggris.

“Iya, senang, terus bisa belajar bahasa Inggris lebih giat lagi,” ujarnya seusai kegiatan.

Siswa lain, Rasal, menilai materi dalam buku itu mudah dipahami dan dapat membantunya mempelajari Bahasa Inggris lebih mendalam. Yuliani juga mengatakan kegiatan asistensi mengajar membantunya mulai memahami materi yang sebelumnya belum dikenalnya.

Ramlan, Samad Manibui, Sari Salawati, dan Bayu turut menyampaikan bahwa buku tersebut dapat digunakan untuk melanjutkan pembelajaran setelah sesi asistensi mengajar berakhir.

Bahan ajar cetak menjadi salah satu alternatif bagi siswa untuk mengulang materi secara mandiri ketika akses internet terbatas. Namun, penyerahan buku ini baru menjadi bentuk dukungan terhadap ketersediaan sumber belajar. Dampaknya terhadap peningkatan kemampuan Bahasa Inggris siswa masih perlu dievaluasi lebih lanjut.

Tim Asistensi Mengajar Unpad ini diketuai Atwar Bajari, dengan anggota Sarach Diba Hidayat, Adista Nurfadillah, Denis Setia Prismayana, Miryam Elizabeth Rambe, dan Raja Bani Yudanegara.

Penyerahan buku pada 22 Oktober 2026 itu merupakan bagian dari kegiatan Tim Ekspedisi Patriot Unpad Kelompok 13 di Kawasan Transmigrasi Bomberay-Tomage, Kabupaten Fakfak, Papua Barat.(jp/rls).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta