Kab Manokwari SelatanProvinsi Papua Barat

Bupati Mansel Tutup Bimtek SAKIP, Dorong Perbaikan Akuntabilitas Kinerja OPD

Peningkatan kapasitas aparatur perlu dilakukan secara berkelanjutan.

RANSIKI, JAGATPAPUA.com— Bupati Manokwari Selatan Bernard Mandacan menutup bimbingan teknis peningkatan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan penyusunan laporan kinerja, Jumat, 23 Oktober 2026.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk memperkuat implementasi SAKIP di lingkungan pemerintah Kabupaten.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk memperkuat implementasi SAKIP di lingkungan pemerintah kabupaten.

Bimbingan teknis yang berlangsung sejak pagi hingga sore itu diikuti pejabat dan staf dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan aparatur dalam menerapkan sistem akuntabilitas kinerja serta menyusun laporan kinerja instansi pemerintah.

Bupati Bernard mengapresiasi para peserta yang mengikuti kegiatan hingga selesai. Ia berharap materi yang disampaikan narasumber tidak berhenti sebagai pengetahuan selama pelatihan, tetapi diterapkan dalam pelaksanaan tugas dan penyusunan laporan kinerja di masing-masing OPD.

“Melalui kesempatan ini, saya berharap seluruh peserta dapat memperdalam dan mempertajam ilmu yang telah diperoleh, sehingga pada tahun mendatang kita sudah dapat meningkatkan kualitas pelaporan kinerja, terutama SAKIP di lingkungan Pemkab Manokwari Selatan,” kata Bernard.

Menurut Bernard, peningkatan kapasitas aparatur perlu dilakukan secara berkelanjutan. Ia meminta kegiatan serupa tidak berhenti pada satu kali pelaksanaan, melainkan menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia pemerintahan yang kompeten.

Ia juga menekankan pentingnya penguasaan tugas sesuai bidang kerja masing-masing. Bernard mengingatkan para peserta agar tidak meremehkan pekerjaan sekecil apapun karena setiap tanggung jawab merupakan kesempatan untuk belajar dan meningkatkan kemampuan.

“Ketika kalian sudah ditempatkan di suatu bagian, duduklah di sana, belajarlah di sana, dan jadilah ahli di sana. Jangan abaikan tugas dan pekerjaan sekecil apa pun itu,” ujarnya.

Bupati mengatakan pemerintah daerah akan terus mendukung upaya peningkatan kualitas aparatur. Ia berharap pengetahuan yang diperoleh selama bimbingan teknis dapat diterapkan untuk memperbaiki pelaksanaan tugas dan kualitas pelaporan kinerja pemerintahan.

Penandatanganan MoU dan pelaksanaan bimbingan teknis tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Manokwari Selatan memperkuat penerapan SAKIP di seluruh OPD. Namun, efektivitas program ini akan bergantung pada penerapan hasil pelatihan, kualitas perencanaan, pengukuran capaian kinerja, serta konsistensi evaluasi di masing-masing perangkat daerah.

Penerapan SAKIP tidak hanya berkaitan dengan kelengkapan dokumen pelaporan, tetapi juga dengan kemampuan pemerintah memastikan program dan anggaran menghasilkan capaian yang terukur serta bermanfaat bagi masyarakat. Karena itu, peningkatan kualitas aparatur perlu diikuti perbaikan nyata dalam perencanaan dan pertanggungjawaban kinerja pemerintah daerah.(jp/fir). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta