HeadlinePemprov PBProvinsi Papua Barat

Pemprov Papua Barat Gelar Job Fit untuk Empat Jabatan Eselon II

Panitia menetapkan batas akhir penerimaan dokumen administrasi pada Senin, 19 Oktober 2026, pukul 16.00 WIT.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com— Pemerintah Provinsi Papua Barat menggelar uji kompetensi atau job fit terhadap pejabat pimpinan tinggi pratama untuk empat jabatan eselon II.a. Proses ini dijadwalkan berlangsung pada 14–20 Oktober 2026, dengan tahapan presentasi dan wawancara pada 20 Oktober.

Berdasarkan Pengumuman Panitia Seleksi Uji Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Nomor 01/PANSEL-UKOM/JPTP/X/2026 tertanggal 14 Oktober 2026, empat jabatan yang menjadi sasaran uji kompetensi adalah Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Papua Barat, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Panitia seleksi menyatakan uji kompetensi tersebut merupakan bagian dari pembinaan dan pengembangan karier aparatur sipil negara. Proses ini juga ditujukan untuk mendukung pelaksanaan visi dan misi Gubernur Papua Barat serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Pengumuman yang ditandatangani Ketua Panitia Seleksi, Dr. Eduard Nunaki, M.Si., itu mensyaratkan peserta telah menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama paling singkat dua tahun dan paling lama lima tahun.

Makalah dan Wawancara Jadi Tahapan Seleksi

Uji kompetensi meliputi seleksi administrasi, penilaian rekam jejak, penyusunan makalah, serta presentasi dan wawancara. Peserta diwajibkan menyerahkan daftar riwayat hidup, fotokopi ijazah pendidikan terakhir, surat keputusan jabatan dan pelantikan, sertifikat pendidikan dan pelatihan kepemimpinan terakhir, serta sertifikat pendidikan dan pelatihan teknis.

Makalah yang disusun peserta harus mengangkat tema penyelenggaraan pembangunan di Papua Barat sesuai dengan visi dan misi kepala daerah dalam bingkai otonomi khusus, dengan fokus pada tugas pokok dan fungsi perangkat daerah.

Naskah tersebut harus relevan dengan jabatan yang sedang diduduki peserta. Panitia menetapkan panjang makalah minimal 15 halaman dan maksimal 20 halaman, menggunakan kertas A4, huruf Arial ukuran 12, serta spasi 1,5. Makalah dicetak sebanyak enam rangkap.

Tahapan seleksi administrasi dijadwalkan pada 14–16 Oktober 2026. Penilaian rekam jejak, penyusunan makalah, dan arahan umum Gubernur Papua Barat dijadwalkan pada 19 Oktober. Adapun presentasi menggunakan PowerPoint dan wawancara makalah berlangsung pada 20 Oktober, mulai pukul 09.00 Waktu Indonesia Timur hingga selesai.

Dokumen Diterima Paling Lambat 19 Oktober

Panitia menetapkan batas akhir penerimaan dokumen administrasi pada Senin, 19 Oktober 2026, pukul 16.00 WIT. Dokumen harus dimasukkan ke dalam amplop tertutup dan disampaikan kepada Tim Sekretariat Uji Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama pada Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Papua Barat.

Formulir dan dokumen persyaratan dapat diunduh melalui tautan bit.ly/ujikompapuabarat2026.

Panitia menyatakan seluruh tahapan uji kompetensi tidak dipungut biaya. Namun, biaya transportasi, akomodasi, kelengkapan administrasi, dan kebutuhan pribadi selama proses seleksi menjadi tanggungan masing-masing pejabat.

Pejabat yang tidak menyerahkan dokumen atau menyerahkan dokumen tidak lengkap tetap dapat dinilai berdasarkan data yang tersedia. Hasil uji kompetensi selanjutnya dilaporkan kepada Gubernur Papua Barat untuk ditindaklanjuti melalui keputusan.

Pelaksanaan job fit ini menjadi bagian dari proses evaluasi kesesuaian kompetensi pejabat dengan jabatan yang diemban. Namun, pengumuman tersebut belum memuat nama-nama pejabat yang mengikuti uji kompetensi maupun hasil penilaian terhadap masing-masing jabatan.(jp/red). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta