Operasi SAR Hari Ketujuh Resmi Ditutup, Yanto Idorway Belum Ditemukan
Keputusan tersebut diambil setelah upaya pencarian intensif selama tujuh hari tidak membuahkan hasil.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manokwari secara resmi menutup Operasi Search and Rescue (SAR) terhadap Yanto Idorway yang dilaporkan hanyut di Sungai Air Terjun Memti, Kampung Sisrang, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat. Keputusan tersebut diambil setelah upaya pencarian intensif selama tujuh hari tidak membuahkan hasil.
Korban dilaporkan hanyut pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIT saat bersama dua rekannya hendak menyeberangi aliran Sungai Air Terjun Memti. Saat itu, korban diduga terpeleset sebelum akhirnya terseret arus sungai yang deras.
Kedua rekan korban sempat berupaya melakukan pencarian secara mandiri, namun tidak berhasil menemukan korban. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada Kantor SAR Manokwari sehingga operasi pencarian resmi dilaksanakan.
Kepala Kantor SAR Manokwari, Yefri Baharuddin, mengatakan, Pada hari ketujuh pencarian, Jumat (24/7/2026), Tim SAR Gabungan mengawali kegiatan dengan apel dan briefing pada pukul 07.30 WIT. Pencarian dilakukan secara maksimal dengan menyisir celah-celah bebatuan di sepanjang aliran sungai sejauh kurang lebih 1,6 kilometer dari lokasi kejadian.
Selain penyisiran darat, tim juga melakukan pemantauan udara menggunakan drone thermal dalam radius satu hingga dua kilometer dari titik korban diduga hanyut. Upaya penyebarluasan informasi kepada masyarakat melalui Babinsa dan Bhabinkamtibmas di kampung-kampung yang berada di sepanjang aliran sungai juga dilakukan sebagai langkah antisipasi apabila korban ditemukan oleh warga.
Sekitar pukul 08.00 WIT, Tim SAR Gabungan bergerak menuju lokasi dan tiba di area pencarian sekitar pukul 10.00 WIT untuk melaksanakan penyisiran sesuai rencana operasi.
Namun hingga pukul 17.50 WIT, seluruh area yang menjadi fokus pencarian telah diperiksa dan tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Selanjutnya, pada pukul 18.15 WIT, Basarnas bersama seluruh unsur SAR gabungan, potensi SAR, dan pihak keluarga melaksanakan evaluasi akhir operasi.
Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, seluruh prosedur pencarian sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) telah dilaksanakan secara maksimal selama tujuh hari. Karena tidak ditemukan adanya tanda-tanda keberadaan korban, seluruh pihak yang terlibat sepakat mengakhiri operasi pencarian.
Dengan demikian, Operasi SAR terhadap Yanto Idorway resmi ditutup dengan status korban hilang dan belum ditemukan.(jp/rls).
















