HeadlineKab Pegunungan ArfakPolda Papua BaratPolriProvinsi Papua Barat

Polisi Buka Peluang Kembangkan Kasus Hilangnya Yanto Idorway Jika Muncul Bukti Baru

Penyelidikan yang dilakukan kepolisian tidak berhenti pada hasil pemeriksaan awal.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Polres Pegunungan Arfak (Pegaf) memastikan akan mengembangkan penyelidikan kasus hilangnya Presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway (32), apabila ditemukan bukti maupun petunjuk baru yang dapat memperkuat proses pengungkapan perkara tersebut.

Kapolres Pegunungan Arfak, AKBP Bernadus Okoka, menegaskan bahwa penyelidikan yang dilakukan kepolisian tidak berhenti pada hasil pemeriksaan awal. Menurutnya, setiap informasi baru yang disertai bukti akan menjadi dasar untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut.

“Sebagaimana yang telah saya sampaikan, proses penyelidikan awal terhadap kedua saksi sudah kami lakukan. Hasilnya, terdapat kesesuaian antara keterangan para saksi dengan kondisi di lokasi kejadian,” ujar Bernadus kepada awak media di Manokwari, Kamis (23/7/2026).

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kepolisian tetap membuka ruang bagi pengembangan penyelidikan apabila keluarga korban maupun masyarakat memiliki informasi baru yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Kalau ada laporan, pengaduan, atau petunjuk baru dari keluarga maupun masyarakat yang didukung bukti-bukti, tentu akan kami tindak lanjuti. Penyelidikan tetap berjalan dan kami siap mendalami setiap informasi yang masuk,” tegasnya.

Bernadus menjelaskan, penyidik Satreskrim Polres Pegaf telah dua kali melakukan pendalaman terhadap kedua saksi yang berada bersama korban sebelum peristiwa terjadi. Hingga saat ini, keterangan keduanya masih konsisten dan tidak mengalami perubahan.

“Dari hasil pemeriksaan, kedua saksi tetap menerangkan bahwa korban tergelincir kemudian terjatuh ke sungai. Sampai saat ini tidak ada perubahan dalam keterangan yang mereka sampaikan,” katanya.

Kapolres menambahkan, penyidik akan terus bekerja secara profesional, objektif, dan berdasarkan alat bukti yang sah. Karena itu, masyarakat diimbau tidak membangun opini ataupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Sementara itu, operasi pencarian terhadap Yanto Idorway masih terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan. Memasuki hari keenam pencarian, korban yang dilaporkan hilang di kawasan Air Terjun Memti, Kampung Sirsang, Kabupaten Pegunungan Arfak, sejak Sabtu (18/7/2026), masih belum berhasil ditemukan.

Tim SAR bersama unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat terus menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi korban terseret arus deras Sungai Memti.(jp/alb). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta