Kab Manokwari SelatanPemprov PB

Pemda Mansel Gandeng Kemendagri, Dorong Optimalisasi Keuangan Daerah dan Peningkatan PAD

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com — Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel) menggelar pertemuan strategis bersama Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI guna membahas optimalisasi pengelolaan keuangan daerah, Kamis (23/4/2026), di Mansinam Beach Hotel Manokwari.

Pertemuan tersebut difokuskan pada upaya pembenahan tata kelola keuangan daerah, khususnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dinilai masih relatif rendah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Manokwari Selatan Bernard Mandacan, Wakil Bupati Mesak Inyomusi, Sekretaris Daerah, Ketua DPRK Mansel Ferdinand Waran bersama anggota, Kepala BPKAD Mansel Toni Mandacan, serta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Bupati Bernard Mandacan menegaskan bahwa masih banyak program kerja pemerintah daerah yang perlu dievaluasi dan ditingkatkan. Ia menyebutkan, pemerintah pusat melalui Kemendagri siap memberikan dukungan dalam meningkatkan kapasitas fiskal daerah, termasuk melalui penguatan PAD maupun optimalisasi dana transfer seperti Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Pemerintah pusat pada prinsipnya siap membantu daerah dalam meningkatkan PAD hingga memperkuat APBD. Namun, hal itu harus didukung dengan kesiapan dokumen perencanaan dan data yang akurat dari daerah,” ujarnya.

Ia mengakui, selama ini masih terdapat kelemahan di tingkat daerah, terutama dalam penyusunan data dan dokumen pendukung yang menjadi syarat utama dalam pengajuan program dan penganggaran.

“Selain itu kita juga belum mengoptimalkan pengelolaan SDA kita di sejumlah sektor, sehingga tentu berpengaruh terhadap PAD kita. Ini yang kedepan kita akan dorong, ” Imbuhnya.

Menurutnya, momentum pertemuan bersama Kemendagri ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas seluruh pimpinan OPD dalam memahami tata kelola keuangan yang baik dan akuntabel.

“Kami berharap seluruh pimpinan OPD dapat mengikuti arahan dan masukan yang diberikan, sehingga ke depan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Manokwari Selatan dapat berjalan lebih baik dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” katanya.

Selain itu, Bernard juga menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi pemerintah daerah, di antaranya keterbatasan sumber daya manusia (SDM) serta kinerja aparatur sipil negara (ASN) yang dinilai masih perlu ditingkatkan.

Ia menegaskan pentingnya membangun etos kerja dan profesionalisme ASN agar mampu menjalankan tugas secara optimal dalam mendukung pembangunan daerah.

“Tidak ada orang yang tidak mampu, yang ada adalah kurangnya kemauan untuk bekerja dan mencoba. Karena itu, kami berharap seluruh ASN dapat meningkatkan semangat dan kinerja dalam membangun daerah,” tegasnya.

Melalui pertemuan ini, diharapkan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan dan Kemendagri dapat semakin kuat, terutama dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, efektif, dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.(jp/fir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta