Ketua BKMT Papua Barat Ajak Masyarakat Sukseskan Pesparawi Nasional XIV di Manokwari
Semangat gotong royong dan toleransi yang selama ini terjalin di Papua Barat harus terus dipelihara dan ditunjukkan kepada para tamu yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.
MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Papua Barat, Hj. Novia Utami Manaray, mengajak seluruh masyarakat Papua Barat untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV yang akan digelar di Manokwari dalam waktu dekat.
Menurut Novia, ajang nasional yang akan diikuti sekitar 8.000 peserta dari 38 provinsi di Indonesia tersebut bukan hanya menjadi kegiatan keagamaan semata, tetapi juga momentum memperkuat persaudaraan, persatuan, dan moderasi beragama di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
“Pesparawi Nasional XIV menjadi momentum yang sangat baik untuk menunjukkan kepada seluruh Indonesia bahwa masyarakat Papua Barat, khususnya Manokwari, menjunjung tinggi nilai toleransi dan hidup berdampingan dalam keberagaman,” ujar Novia.
Ia mengatakan, BKMT Papua Barat menyambut positif pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV dan siap memberikan dukungan untuk menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan yang telah disiapkan panitia.
Salah satu agenda yang dinantikan adalah Pawai Budaya yang akan menampilkan keberagaman budaya dari masing-masing provinsi peserta.
“Kami di BKMT sangat antusias menyambut berbagai rangkaian kegiatan Pesparawi, termasuk Pawai Budaya yang akan dibawakan oleh peserta dari seluruh provinsi. Ini menjadi kesempatan untuk melihat kekayaan budaya bangsa sekaligus mempererat persaudaraan antardaerah,” katanya.
Selain menjadi wadah pengembangan bakat di bidang musik gerejawi, Novia menilai Pesparawi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperkuat silaturahmi dan membangun kebersamaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Ia bersyukur karena Papua Barat, khususnya Manokwari sebagai ibu kota provinsi, dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan berskala nasional tersebut.
“Kami bersyukur ajang Pesparawi Nasional XIV dilaksanakan di Manokwari. Ini merupakan kehormatan sekaligus kebanggaan bagi masyarakat Papua Barat,” ujarnya.
Novia berharap seluruh elemen masyarakat, tanpa memandang latar belakang agama maupun suku, dapat berpartisipasi dalam mendukung suksesnya pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV.
Menurutnya, semangat gotong royong dan toleransi yang selama ini terjalin di Papua Barat harus terus dipelihara dan ditunjukkan kepada para tamu yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.
“Ini adalah momentum untuk memupuk toleransi dan memperkuat persaudaraan. Di Papua Barat, masyarakat dengan latar belakang agama yang berbeda selalu hidup berdampingan dan saling membantu dalam berbagai kegiatan. Semangat inilah yang harus kita tunjukkan kepada seluruh peserta Pesparawi,” tuturnya.
Ia optimistis Pesparawi Nasional XIV tidak hanya sukses sebagai agenda nasional, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan Papua Barat sebagai daerah yang damai, harmonis, dan menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi antarumat beragama. (jp/ask)
























