OlahragaPapua BaratProvinsi Papua Barat

Wendy Ratag Nahkodai IBCA Papua Barat, Bidik Lahirnya Juara MMA dari Tanah Papua

Potensi besar anak muda Papua Barat yang memiliki keberanian dan energi bertarung.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com — Babak baru perkembangan olahraga bela diri campuran atau Mixed Martial Arts (MMA) di Papua Barat resmi dimulai. Wendy Adrian Kristiandi Ratag terpilih sebagai Ketua Pengurus Provinsi Indonesia Bele Dato Combat/Indonesia Martial Arts Association (IBCA) Papua Barat periode 2026–2030.

Foto bersama usai Musyawarah Provinsi (Musprov) perdana IBCA Papua Barat.

Wendy terpilih melalui Musyawarah Provinsi (Musprov) perdana IBCA Papua Barat yang menjadi momentum bersejarah bagi organisasi tersebut.

Di bawah kepemimpinannya, IBCA Papua Barat tidak hanya diarahkan sebagai wadah olahraga bela diri, tetapi juga menjadi tempat pembinaan generasi muda untuk menyalurkan energi dan kemampuan mereka ke jalur olahraga yang profesional, terarah dan berprestasi.

Dari Balap Motor hingga Dunia Tinju
Kecintaan Wendy terhadap dunia olahraga bukan sesuatu yang datang secara tiba-tiba. Sebelum dipercaya memimpin IBCA Papua Barat, ia pernah menekuni dunia balap motor.

Pengalaman tersebut kata Wendy, membentuk karakter disiplin, keberanian dan mental kompetitif yang kemudian menjadi modal dalam menjalankan organisasi olahraga.

Kedekatannya dengan dunia tinju juga semakin memperkuat kecintaannya terhadap olahraga tarung. Selama kurang lebih delapan tahun, Wendy hidup bersama mendiang Frans Spong Sapiah, salah satu petinju nasional.

Dari pengalaman tersebut, ia banyak belajar mengenai disiplin, mental bertanding, sportivitas hingga perjuangan seorang atlet untuk mencapai prestasi.

Nilai-nilai itulah yang kini ingin ia bawa dalam membangun IBCA Papua Barat.
Tradisi Prestasi dalam Keluarga
Semangat olahraga juga tumbuh kuat di keluarga Ratag. Dua buah hati Wendy bahkan telah mengukir prestasi di tingkat internasional melalui olahraga jetski.

Putrinya, Trinity Naya Gracia Ratag, merupakan atlet jetski yang telah mengharumkan nama Indonesia setelah bersaing dan mengalahkan sejumlah atlet dari negara seperti Filipina dan Jepang.
Sementara sang putra, Brilliant Ratag, telah dua kali meraih gelar juara dunia jetski kelas profesional.

Menariknya, dalam setiap kiprahnya di panggung internasional, Brilliant turut membawa identitas Papua Barat. Pesan “Glory to God from Papua Barat” selalu disematkan pada jet ski yang digunakannya.

Bagi Wendy, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa atlet dari Papua Barat memiliki kemampuan untuk bersaing di level nasional bahkan internasional apabila mendapatkan pembinaan yang tepat.

Salah satu perhatian utama adalah potensi besar anak muda Papua Barat yang memiliki keberanian dan energi bertarung.
Menurutnya, energi tersebut harus diarahkan ke ruang yang positif melalui olahraga bela diri yang memiliki aturan, teknik, pelatih, wasit dan pengawasan medis.

“Mari masuk oktagon, namanya juga keren, bukan ring pula ya, oktagon! Biar mereka punya teknik khusus, terarah, dan aman di bawah pengawasan wasit serta tenaga medis,” tegas Wendy dalam pidato perdananya usai terpilih.

Ia ingin IBCA menjadi rumah bagi anak-anak muda yang memiliki minat terhadap olahraga tarung, sekaligus membuka jalan bagi mereka untuk berkembang menjadi atlet profesional.

Wendy menegaskan, orientasi organisasi bukan semata-mata mencari keuntungan materi, melainkan membangun sistem pembinaan yang mampu melahirkan atlet bermental juara.

Saat ini, IBCA Papua Barat telah menyiapkan sembilan atlet potensial yang akan dibina secara serius. Para atlet tersebut mendapat dukungan dari jajaran pelatih yang memiliki pengalaman di kancah internasional, termasuk dari Jepang, Thailand dan Australia.

Wendy menyadari bahwa potensi atlet tidak hanya berada di Manokwari. Karena itu, ia berencana memperluas pembinaan hingga ke berbagai kabupaten dan kota di Papua Barat.

Ia siap turun langsung ke daerah-daerah untuk mencari bibit atlet, merangkul komunitas serta membangun jaringan pembinaan olahraga bela diri.

Targetnya jelas, IBCA Papua Barat harus mampu melahirkan atlet lokal yang tidak hanya menjadi juara di daerah, tetapi mampu mengibarkan nama Papua Barat di panggung nasional.

Dengan pengalaman di dunia olahraga, kedekatannya dengan olahraga tarung, dukungan keluarga yang telah membuktikan prestasi di tingkat internasional, serta dukungan pelatih berpengalaman, Wendy Ratag membawa harapan baru bagi masa depan MMA Papua Barat.(jp/alb).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta