Kesiapan Paskibraka Manokwari Sudah 92 Persen, Wabup Mugiyono Beri Motivasi

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com — Persiapan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Manokwari untuk menjalankan tugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, 17 Agustus 2026, kini mencapai sekitar 92 persen.
Kesiapan tersebut dipastikan setelah Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono, meninjau langsung para anggota Paskibraka dalam kegiatan apel gabungan dan kerja bakti di Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi, Selasa (11/8/2026).
Dalam kesempatan itu, Mugiyono memberikan motivasi sekaligus memastikan kondisi fisik dan kesehatan para calon pengibar bendera yang akan menjadi bagian penting dalam prosesi peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Manokwari.
“Teman-teman Paskibraka, semua sehat? Ada yang sakit selama ini?” tanya Mugiyono kepada para anggota Paskibraka yang kemudian dijawab serentak dengan penuh semangat.
Kepala Bidang Bina Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa, Alex Molle, menjelaskan, pada awal pembentukan terdapat 39 anggota Paskibraka yang mengikuti seluruh tahapan latihan.
Namun, dalam prosesnya, dua anggota mengalami gangguan kesehatan dan harus dipulangkan berdasarkan rekomendasi dokter. Dengan demikian, saat ini tersisa 37 anggota yang dinilai siap melanjutkan tahapan persiapan hingga pelaksanaan upacara.
Menurut Alex, secara keseluruhan kesiapan pasukan telah mencapai sekitar 92 persen. Tahapan berikutnya akan difokuskan pada pemantapan melalui geladi kotor dan geladi bersih sebelum memasuki hari pelaksanaan.
Sementara untuk melengkapi formasi Paskibraka 45, personel pengawal tambahan berasal dari unsur Brimob Polri. Sebanyak 23 personel berasal dari Kompi Mako Brimob dan 22 personel dari Resimen 3 Brimob.
Penambahan personel tersebut tidak mengubah formasi utama Paskibraka, mengingat sejak awal telah disiapkan personel cadangan.
Alex menambahkan, petugas pembawa baki juga telah dipastikan siap menjalankan tugas. Para anggota Paskibraka berasal dari sejumlah sekolah di Manokwari, di antaranya SMA Kehutanan dan SMA Konservasi Arfai.
Sementara petugas pengibar bendera berasal dari SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 2 Manokwari, sedangkan unsur pasukan barisan berasal dari SMK Negeri 3 Manokwari.
Pengibaran Bendera Jadi Titik Paling Disorot
Mugiyono menegaskan, prosesi pengibaran bendera Merah Putih merupakan bagian paling krusial dalam rangkaian upacara HUT ke-81 RI. Sebab, pada saat itulah perhatian masyarakat, tamu undangan, hingga para pejabat akan tertuju sepenuhnya kepada Paskibraka.
Karena itu, ia meminta seluruh anggota Paskibraka tidak menganggap remeh setiap tahapan latihan yang masih tersisa.
“Pertama dan fokus utama kita hanya di sana. Yang lain kita baris itu biasa saja, tapi mata kita akan tertuju pada pengibaran bendera Merah Putih, semua ke situ. Dan di situlah intinya, makanya mereka disiapkan lebih serius tahun ini,” tegasnya.
Ia pun memberikan apresiasi kepada para pelatih, pendamping dan seluruh panitia yang telah bekerja mempersiapkan pelaksanaan upacara, termasuk Sekretaris Daerah Kabupaten Manokwari yang turut mengoordinasikan berbagai kebutuhan persiapan.
Mugiyono berharap seluruh tahapan yang tersisa dapat berjalan lancar sehingga pada 17 Agustus mendatang, para Paskibraka mampu menjalankan tugas dengan disiplin, percaya diri dan penuh tanggung jawab.
“Persiapkan diri dengan baik. Jaga kesehatan dan kekompakan. Kita ingin pelaksanaan upacara HUT ke-81 RI di Manokwari berjalan sukses dan seluruh rangkaian, terutama pengibaran Sang Merah Putih, berlangsung dengan sempurna,” pungkasnya.(jp/alb).






