HeadlineKab Pegunungan ArfakPolda Papua BaratPolriProvinsi Papua Barat

Jenazah Yanto Idorway Sudah Dipindahkan ke Ruang Autopsi, Armando Imbau Masyarakat Tetap Tenang

Autopsi terhadap jenazah almarhum akan dilakukan oleh dokter forensik, dr. Jimmy Sembay, yang dijadwalkan tiba di Manokwari pada siang hari.

 MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Jenazah almarhum Yanto Idorway pada Kamis (30/7/2026) pagi dipindahkan dari lemari pendingin ke ruang autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua Barat sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan autopsi.

Keluarga menyebutkan, autopsi terhadap jenazah almarhum akan dilakukan oleh dokter forensik, dr. Jimmy Sembay, yang dijadwalkan tiba di Manokwari pada siang hari.

Perwakilan keluarga, Armando Idorway, mengatakan jenazah telah dipindahkan ke ruang autopsi dan akan menunggu kedatangan tim dokter forensik sebelum proses autopsi dimulai.

“Jenazah adik terkasih kami, almarhum Suryanto Idorway, sudah dipindahkan dari lemari pendingin ke ruang autopsi. Saat ini kami menunggu kedatangan dokter forensik untuk persiapan pelaksanaan autopsi,” ujar Armando kepada JAGATPAPUA.com.

Menurut Armando, dr. Jimmy Sembay dijadwalkan tiba di Bandara Rendani Manokwari sekitar pukul 12.35 WIT. Kuasa hukum keluarga, Yan Christian Warinussy, turut menjemput kedatangan dokter forensik tersebut sebelum proses autopsi dilaksanakan.

“Kami masih menunggu kedatangan dokter. Setelah beliau tiba di Manokwari, akan ditentukan jadwal pelaksanaan autopsi sesuai kesiapan tim medis,” katanya.

Keluarga besar Almarhum Yanto Idorway saat menunggu proses autopsi dilakukan.

Armando juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Papua Barat, khususnya warga Manokwari, para relawan, serta semua pihak yang selama ini memberikan dukungan kepada keluarga sejak proses pencarian, evakuasi, hingga penanganan jenazah di RS Bhayangkara Polda Papua Barat.

“Kami keluarga besar Idorway mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Papua Barat, khususnya Manokwari, para relawan, dan semua pihak yang telah memberikan perhatian, doa, tenaga, serta dukungan kepada keluarga kami. Kepedulian yang diberikan menjadi kekuatan bagi kami dalam menghadapi masa-masa yang berat ini,” ungkapnya.

Keluarga juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi mengenai penyebab meninggalnya almarhum sebelum hasil autopsi resmi disampaikan oleh tim dokter forensik.

“Kami berharap seluruh masyarakat tetap tenang, tetap bersama-sama mendukung keluarga, dan menunggu hasil autopsi yang nantinya akan disampaikan secara resmi oleh tim dokter. Biarlah proses ini berjalan sesuai ketentuan sehingga dapat memberikan kejelasan bagi semua pihak,” harap Armando Idorway.

Selain itu, Armando menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Papua Barat beserta seluruh jajarannya, termasuk Direktur RS Bhayangkara Polda Papua Barat, yang dinilai telah memberikan pelayanan dan pendampingan kepada keluarga sejak proses evakuasi jenazah dari RSUD Manokwari hingga persiapan autopsi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Papua Barat beserta seluruh jajaran, Direktur RS Bhayangkara Polda Papua Barat, dan seluruh tenaga kesehatan yang telah melayani keluarga kami dengan baik. Kami sangat mengapresiasi perhatian dan dukungan yang diberikan selama proses ini berlangsung,” ucapnya.(jp/red). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta