Hukum & KriminalKab Teluk BintuniPemprov PB

Wakapolda Papua Barat, Ajak BKMT Bijak Hadapi Arus Informasi dan Tangkal Hoain

TELUKBINTUNI,JAGATPAPUA.com — Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Papua Barat Brigjen Pol. Dr. Sulastiana, mengingatkan kaum perempuan yang tergabung dalam Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Papua Barat bijak dalam menyikapi arus informasi di era digital saat ini.

Hal itu disampaikan dalam sambutan pada kegiatan Halal Bi Halal Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Papua Barat yang digelar pada Minggu, 19 April 2026, di Kabupaten Teluk Bintuni.

Dalam sambutannya, Wakapolda Papua Barat mengingatkan bahwa tidak semua informasi yang beredar merupakan kebenaran. Ia menyebut, banyak informasi yang sengaja dirancang untuk memecah belah masyarakat serta menebar kebencian antar kelompok.

“Kita hidup di era di mana arus informasi bergerak sangat cepat. Tidak semua informasi yang kita terima adalah benar. Bahkan, ada yang sengaja didesain untuk memecah belah dan menanamkan kebencian di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia mengajak para ibu-ibu Majelis Taklim untuk berperan sebagai garda terdepan dalam menjaga ketahanan sosial, khususnya dalam lingkungan keluarga dan masyarakat.

Menurutnya, perempuan memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter generasi, sehingga diharapkan mampu bijak dalam menerima, memilah, dan menyebarkan informasi.

“Saya memohon kepada ibu-ibu sekalian agar senantiasa bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Jadikan Majelis Taklim sebagai benteng dalam menangkal hoaks, ujaran kebencian, dan paham radikalisme,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti maraknya isu-isu bernuansa SARA yang kerap dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk memecah persatuan bangsa. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif masyarakat, khususnya kaum perempuan, dalam menjaga harmoni dan persatuan.

Kegiatan Halal Bi Halal BKMT Papua Barat ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya anggota DPD RI, Bupati Teluk Bintuni, pimpinan DPR Papua Barat, serta jajaran Kementerian Agama dan tokoh masyarakat.

Selain sebagai ajang silaturahmi pasca-Ramadhan, kegiatan ini juga menjadi momentum penguatan peran Majelis Taklim dalam mendukung stabilitas sosial, keagamaan, dan pembangunan di Papua Barat. (jp/jn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta