Pemkab Mansel Siapkan Perbup Pendidikan Gratis, Seragam hingga Sepatu Siswa Ditanggung
kebijakan pendidikan gratis tersebut telah disampaikan kepada Gubernur Papua Barat dan sejumlah anggota DPR
RANSIKI, JAGATPAPUA.com – Bupati Manokwari Selatan, Bernard Mandacan, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan untuk membebaskan seluruh biaya pendidikan bagi anak-anak di daerah tersebut, mulai dari jenjang TK/PAUD, Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Komitmen tersebut mencakup pemenuhan berbagai kebutuhan pendidikan siswa, termasuk seragam sekolah, sepatu, dan perlengkapan lainnya yang nantinya akan ditanggung oleh pemerintah daerah.
Bernard mengatakan, kebijakan pendidikan gratis tersebut telah disampaikan kepada Gubernur Papua Barat dan sejumlah anggota DPR. Saat ini, pemerintah daerah juga tengah memproses penyusunan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai landasan pelaksanaan kebijakan tersebut.
“Kemarin kami sudah menyampaikan kepada Bapak Gubernur dan para Anggota DPR bahwa penyusunan Peraturan Bupati untuk mendukung kebijakan ini sudah berjalan. Intinya, tidak ada lagi pungutan biaya apa pun bagi anak-anak kita dari TK, PAUD, SD, hingga SMP. Mulai dari seragam, sepatu, dan kebutuhan lainnya semuanya akan disiapkan dan ditanggung pemerintah,” tegas Bernard.
Ia menegaskan, tidak boleh ada pungutan yang bertentangan dengan kebijakan pemerintah daerah tersebut. Karena itu, seluruh kepala sekolah diminta mematuhi arahan pimpinan daerah serta memastikan pengelolaan administrasi dan keuangan sekolah berjalan sesuai ketentuan.
Menurutnya, Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diterima setiap satuan pendidikan harus dimanfaatkan secara tepat sasaran dan sesuai peruntukannya, sehingga dapat mendukung kebutuhan serta peningkatan kualitas pendidikan.
“Kami berharap para pimpinan sekolah tertib administrasi. Dana BOS hadir di sekolah untuk tujuan yang jelas, dan itu harus dikelola sesuai ketentuan yang berlaku, bukan untuk kepentingan lain,” pesannya.
Selain sektor pendidikan, Bernard juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Manokwari Selatan.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) tenaga kesehatan melalui program pendidikan bagi mahasiswa yang dibiayai pemerintah daerah. Saat ini, para mahasiswa tersebut telah mulai menjalani perkuliahan sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di Rumah Sakit dan Puskesmas di seluruh wilayah Manokwari Selatan.
Pemerintah daerah, lanjutnya, juga memberikan perhatian terhadap pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, penanganan pasien patah tulang, serta berbagai kebutuhan layanan kesehatan lainnya yang menjadi kebutuhan masyarakat.
“Kami juga memberikan perhatian khusus bagi ibu hamil serta penanganan pasien patah tulang dan kebutuhan layanan kesehatan lainnya di masyarakat. Semua upaya ini berjalan beriringan demi meningkatkan kesejahteraan dan pelayanan dasar bagi seluruh warga Kabupaten Manokwari Selatan,” pungkasnya.
Melalui kebijakan tersebut, Pemkab Manokwari Selatan berharap akses masyarakat terhadap pendidikan dan pelayanan kesehatan semakin terbuka, sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah itu.(jp/fir).





