Kab Manokwari SelatanProvinsi Papua Barat

Pemkab Mansel Dorong Pembentukan Regulasi dan Kerja Sama Pembangunan Sekolah Rakyat

RANSIKI, JAGATPAPUA.com – Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel) menunjukkan komitmennya mendukung program pembangunan Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah pusat. Untuk merealisasikan program tersebut, Pemkab Mansel menyiapkan lahan seluas 10 hektare, melebihi kebutuhan awal yang diminta pemerintah pusat sebesar 8 hektare.

Bupati Manokwari Selatan, Bernard Mandacan, mengatakan penyediaan lahan menjadi salah satu langkah penting yang harus dipenuhi pemerintah daerah agar pembangunan fasilitas pendidikan tersebut dapat segera direalisasikan.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak hanya menyiapkan lahan sesuai kebutuhan pembangunan fisik, tetapi juga mengantisipasi kebutuhan pengembangan sekolah di masa mendatang dengan menyediakan tambahan luas lahan.

“Sekolah Rakyat ini nantinya akan menjadi tempat pendidikan bagi anak-anak kita di daerah ini. Pengukuran batas wilayah sudah selesai dilakukan, dan saat ini proses sertifikasi tanah sedang berjalan dan hampir rampung,” ujar Bernard.

Ia menjelaskan, pembangunan fisik Sekolah Rakyat sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, baik dari sisi pembiayaan maupun pelaksanaannya. Sementara itu, pemerintah daerah berfokus memastikan ketersediaan lahan yang memiliki status hukum jelas serta siap digunakan untuk pembangunan.

Untuk mendukung kesiapan tersebut, Pemkab Mansel juga telah mengalokasikan anggaran guna menyelesaikan berbagai kebutuhan administrasi dan penyiapan lahan.

“Pemerintah pusat yang akan membangun fisiknya. Tugas kami adalah menyelesaikan urusan lahan. Pemerintah daerah sudah menganggarkan dana untuk mendukung kesiapan tersebut. Kami hanya siapkan lahannya, pembangunannya dari pusat,” tegasnya.

Selain aspek penyediaan lahan, Bernard memastikan akses dan konektivitas menuju lokasi pembangunan juga telah tersedia. Dengan demikian, pemerintah daerah kini mendorong penyelesaian tahapan administrasi, termasuk penyusunan regulasi dan kerangka kerja sama sebagai dasar pelaksanaan pembangunan.

Ia berharap proses koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dapat segera ditindaklanjuti melalui kesepakatan serta penandatanganan perjanjian kerja sama.

Menurutnya, kehadiran Sekolah Rakyat di Manokwari Selatan diharapkan menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan sekaligus memberikan kesempatan lebih besar bagi anak-anak daerah untuk memperoleh layanan pendidikan yang layak.

“Kami berharap segera ada kesepakatan dan penandatanganan perjanjian agar pembangunan dapat segera dimulai. Ini adalah investasi besar bagi masa depan generasi Manokwari Selatan,” harap Bernard.(jp/fir). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta