Kesbangpol Papua Barat Seleksi 101 Calon Paskibraka 2026, Rheinhard Maniagasi Ingatkan Jaga Kesehatan

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Papua Barat resmi membuka tahapan seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi dan Nasional Tahun 2026.
Sebanyak 101 siswa-siswi SMA terbaik dari tiga kabupaten di Papua Barat mengikuti proses seleksi yang dipusatkan di RTP Borarsi, Manokwari. Kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari, mulai 28 hingga 31 Mei 2026.
Kepala Kesbangpol Papua Barat, Rheinhard Calvin Maniagasi, S.STP., M.Si., saat membuka kegiatan menegaskan bahwa seleksi Paskibraka bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi merupakan bagian dari tugas negara yang mulia dan penuh tanggung jawab.
“Hari ini adik-adik dipanggil oleh negara melalui Pemerintah Provinsi Papua Barat. Ini adalah tugas negara yang berat dan mulia. Karena itu saya minta seluruh peserta fokus dan serius mengikuti seluruh tahapan seleksi, terutama pada Tes Kebangsaan Dasar (TKD),” ujar Rheinhard di Manokwari, Kamis (28/5/2026).
Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga kondisi fisik dan disiplin selama mengikuti proses seleksi. Menurutnya, hal-hal kecil yang memicu cedera dapat berdampak besar terhadap peluang peserta untuk lolos menjadi anggota Paskibraka.

“Fokus, jaga kesehatan, dan jaga diri. Hindari aktivitas di luar agenda seleksi yang berisiko menyebabkan cedera, khususnya bagi peserta dari luar daerah seperti Fakfak dan Manokwari Selatan. Jangan sampai kesempatan ini hilang hanya karena kelalaian kecil,” pesannya.
Rheinhard mengatakan, Pemerintah Provinsi Papua Barat berharap seleksi tahun ini dapat melahirkan putra-putri terbaik yang mampu mengemban tugas pengibaran bendera pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Kantor Gubernur Papua Barat, bahkan mewakili daerah hingga ke tingkat nasional di Istana Merdeka.
“Kita ingin mendapatkan yang terbaik untuk bertugas pada 17 Agustus 2026, dan tentunya ada harapan besar agar Papua Barat kembali mengirimkan perwakilan ke Istana Merdeka,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Rheinhard turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Manokwari, Fakfak, dan Manokwari Selatan, serta seluruh panitia dan tim pelaksana yang telah bekerja keras memfasilitasi para peserta hingga tahapan seleksi dapat terlaksana dengan baik.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk bersaing secara sehat dan menunjukkan kemampuan terbaik demi mengharumkan nama daerah.
“Hanya siswa-siswi terbaik yang bisa sampai pada tahap ini. Karena itu tunjukkan kemampuan terbaik kalian dan bersainglah secara sehat,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Wawasan Kebangsaan (Wasbang) Kesbangpol Papua Barat, Theodorus Kawer, S.Ip., dalam laporannya menjelaskan bahwa dari tujuh kabupaten di Papua Barat, hanya tiga daerah yang mengirimkan peserta seleksi, yakni Kabupaten Manokwari sebanyak 90 orang, Kabupaten Fakfak 4 orang, dan Kabupaten Manokwari Selatan 7 orang.
Ia menambahkan, dari total 101 peserta yang mengikuti seleksi, nantinya akan dipilih 38 putra-putri terbaik untuk menjadi anggota Paskibraka tingkat Provinsi Papua Barat. Selanjutnya, enam orang atau tiga pasang terbaik akan dikirim mengikuti seleksi tingkat nasional di Jakarta pada Juni 2026 mendatang.
Proses seleksi tersebut melibatkan tim profesional yang terdiri dari lima pelatih dari Kodam XVIII/Kasuari, tiga pembina dari Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Papua Barat, serta lima tenaga medis dari Rumah Sakit Provinsi Papua Barat.(jp/alb)
























