Percepat Pendataan Paket Proyek PL, Gubernur: Selanjutnya Bertemu PAL KOAP
Seluruh OPD Pemprov telah diminta untuk segera menginput paket pekerjaan Penunjukan Langsung ke dalam aplikasi SIRUP.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Pemerintah Provinsi Papua Barat terus mempercepat proses inventarisasi paket pekerjaan Penunjukan Langsung (PL) Tahun Anggaran 2026 yang diperuntukkan bagi pengusaha Orang Asli Papua (OAP).
Hal tersebut disampaikan Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, usai memimpin rapat evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan OPD di Mansinam Beach Hotel Manokwari, Jumat (10/7/2026).
Dominggus mengatakan, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah diminta untuk segera menginput seluruh paket pekerjaan Penunjukan Langsung ke dalam aplikasi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) agar seluruh data pengadaan barang dan jasa dapat terinventarisasi secara akurat.
Dalam rapat Evaluasi, diketahui sebagian OPD sudah melakukan penginputan dan ada juga yang baru mulai melakukan penginputan data, namun pemerintah daerah masih menunggu seluruh perangkat daerah menyelesaikan proses tersebut.
“Semua paket akan diinput melalui aplikasi SIRUP sehingga datanya tercatat dengan baik pada sistem pengadaan barang dan jasa. Dari situ kita bisa mengetahui berapa jumlah paket Penunjukan Langsung yang tersedia, termasuk nilai anggarannya serta progres penyerapan anggaran,” kata Dominggus.
Setelah seluruh data terkumpul, Pemerintah Provinsi Papua Barat akan menggelar pertemuan bersama PAL KOAP untuk menyampaikan jumlah paket pekerjaan yang tersedia beserta alokasi anggarannya.
“Setelah datanya selesai, baru kita rapat dengan pengusaha PAL KOAP. Kita akan menyampaikan jumlah paket pekerjaan yang tersedia, menyesuaikannya dengan kemampuan anggaran yang dialokasikan khusus untuk paket Penunjukan Langsung,”ujarnya.
Gubernur menegaskan, percepatan pendataan paket PL menjadi langkah penting agar proses pelaksanaan pekerjaan tidak mengalami keterlambatan.
Selain mendorong percepatan penyerapan anggaran daerah, kebijakan tersebut juga memberikan kepastian kepada para pengusaha Orang Asli Papua untuk segera memperoleh akses terhadap paket-paket pekerjaan yang telah disiapkan pemerintah.
“Saya berharap proses penginputan ini dapat segera diselesaikan. Setelah datanya lengkap, baru bisa kita sampaikan secara terbuka kepada para pengusaha OAP sehingga pelaksanaannya dapat segera berjalan. Dengan begitu penyerapan anggaran meningkat dan pengusaha OAP juga memperoleh kepastian,” tegas Dominggus.(jp/ask).















