Gubernur Dan ASN Borong Durian dan Hasil Tani untuk Dongkrak Ekonomi Masyarakat
Ini salah satu strategi pemerintah dalam meningkatkan daya beli masyarakat terhadap produk lokal sekaligus memberikan manfaat ekonomi secara langsung.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Pemerintah Provinsi Papua Barat menggelar apel Aparatur Sipil Negara (ASN) di kawasan Jalan Litbang, Susweni, Kabupaten Manokwari, Jumat (3/7/2026). Apel tersebut dipimpin langsung Gubernur Dominggus Mandacan.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan gerakan belanja durian dan berbagai hasil pertanian masyarakat sebagai upaya meningkatkan pendapatan petani sekaligus menggerakkan perekonomian daerah
Usai apel, Gubernur mengarahkan Pimpinan OPD dan ASN untuk membeli hasil pertanian yang dijual masyarakat di sepanjang ruas jalan tersebut.
“Hari ini kami memerintahkan seluruh ASN Pemerintah Provinsi Papua Barat melaksanakan apel di Susweni. Setelah apel selesai, mereka langsung berbelanja, terutama durian, tetapi juga membeli kasbi, petatas, sayur-mayur, pinang, dan berbagai hasil pertanian lainnya,” kata Dominggus.
Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan salah satu strategi pemerintah dalam meningkatkan daya beli masyarakat terhadap produk lokal sekaligus memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada para petani dan pedagang kecil.
Untuk memastikan manfaatnya dirasakan secara merata, pemerintah membagi jalur belanja ASN ke sejumlah titik penjualan hasil pertanian yang tersebar di wilayah Manokwari.
“Kami mengatur jalur belanja mulai dari Anggi, Pasir Putih, Arowi hingga masuk ke pusat kota. Kalau di satu lokasi duriannya sudah habis, ASN diminta mencari ke lokasi lain dan tetap membeli hasil pertanian masyarakat,” jelasnya.
Dominggus menegaskan, gerakan belanja produk lokal tersebut tidak hanya difokuskan pada buah durian, tetapi juga mencakup berbagai komoditas pertanian dan perkebunan yang menjadi sumber penghidupan masyarakat Papua Barat.
Ia menilai, keterlibatan ASN sebagai konsumen memiliki dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan petani, sekaligus menjadi salah satu langkah pemerintah menjaga perputaran ekonomi di tingkat masyarakat.
“Ini merupakan salah satu cara pemerintah membantu menambah pendapatan masyarakat. Bukan hanya saat pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV, tetapi program ini akan terus kita lanjutkan sebagai bentuk dukungan terhadap petani dan pelaku usaha kecil di Papua Barat,” ujarnya.
Dominggus berharap gerakan membeli hasil pertanian lokal dapat menjadi budaya di kalangan ASN maupun masyarakat luas sehingga produk-produk lokal semakin diminati, kesejahteraan petani meningkat, dan roda perekonomian daerah terus bergerak.
“Kalau kita membeli hasil kebun masyarakat, maka uang akan berputar di daerah dan manfaatnya langsung dirasakan oleh para petani. Ini yang terus ingin kita dorong,” tutupnya. (jp/ask)



















