Hukum & KriminalPolda Papua BaratProvinsi Papua Barat

80 Tahun Bhayangkara, Alfred Papare: Polri Jangan Alergi terhadap Kritik dan Saran Masyarakat

Setiap Saran harus dijadikan bahan evaluasi untuk memperkuat reformasi kelembagaan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Alfred Papare, menegaskan bahwa institusi Polri tidak boleh menutup diri terhadap kritik maupun saran dari masyarakat. Sebaliknya, setiap masukan harus dijadikan bahan evaluasi untuk memperkuat reformasi kelembagaan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Hal itu diungkapkan Kapolda kepada awak media usai memimpin Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Manokwari, Rabu (1/7/2026).

Menurut Alfred Papare, amanat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada peringatan Hari Bhayangkara memuat lima arahan strategis yang harus menjadi pedoman seluruh anggota Polri. Arahan tersebut menitikberatkan pada peningkatan profesionalisme, penguatan integritas, serta pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa ukuran keberhasilan Polri bukan semata-mata dari pelaksanaan tugas penegakan hukum, tetapi juga dari tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

“Polisi akan dianggap berhasil dalam melaksanakan tugas pokoknya apabila masyarakat merasakan kehadiran polisi, merasakan pelayanan Polri, dan yang terpenting adalah adanya legitimasi atau kepercayaan masyarakat kepada Polri,” kata Alfred Papare.

Kapolda menambahkan, kritik dan saran dari masyarakat merupakan bagian penting dalam proses pembenahan institusi. Karena itu, seluruh jajaran Polri diminta terbuka terhadap berbagai masukan dan mampu beradaptasi dengan perkembangan situasi serta tuntutan masyarakat.

“Kami tidak alergi dengan kritik masyarakat karena sudah menjadi perintah Bapak Presiden bahwa Polri harus terus berbenah diri mengikuti setiap perkembangan yang terjadi. Oleh karena itu, kita harus mampu beradaptasi dengan setiap perkembangan situasi,” ujarnya.

Selain itu, Alfred Papare mengajak insan pers untuk terus memperkuat sinergi dengan kepolisian dalam menyampaikan informasi yang akurat, objektif, dan transparan kepada masyarakat. Menurutnya, media memiliki peran strategis sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dan Polri, termasuk dalam menyampaikan kritik, saran, maupun berbagai aspirasi publik.

Kapolda berpesan kepada seluruh personel Polda Papua Barat dan jajaran Polres agar senantiasa menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan bertanggung jawab.

“Seluruh jajaran personel Polda Papua Barat agar terus melaksanakan tugas dengan baik, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, merespons setiap keluhan masyarakat, serta memberikan solusi terhadap setiap persoalan yang dihadapi masyarakat,”tutupnya.(jp/alb). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta