HeadlinePemprov PBProvinsi Papua BaratReligi

Panitia Pesparawi XIV Tegaskan Biaya Transportasi Orkestra Telah Dibayar, Usulan Honor Penampilan Masih Dikaji

Panitia telah memenuhi seluruh kewajibannya terkait biaya transportasi sesuai dengan kesepakatan yang telah ditetapkan sebelumnya.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Panitia Pelaksana Pesparawi Nasional XIV Papua Barat memastikan seluruh kewajiban pembayaran biaya transportasi bagi 50 personel kelompok orkestra yang tampil pada acara pembukaan telah diselesaikan.

Sementara itu, usulan tambahan honor penampilan yang disampaikan perwakilan kelompok orkestra masih akan dikaji lebih lanjut.

Hal tersebut disampaikan Ketua Harian Panitia Pesparawi Nasional XIV, Dr. Ir. Jacob Fonataba, M.Si., saat melakukan pertemuan dengan perwakilan kelompok orkestra di Manokwari.

Jacob menegaskan bahwa panitia telah memenuhi seluruh kewajibannya terkait biaya transportasi sesuai dengan kesepakatan yang telah ditetapkan sebelumnya.

“Terkait dengan transportasi, kita sudah lunasi,” tegas Jacob.

Ia menjelaskan, pembayaran transportasi diberikan berdasarkan jumlah latihan yang telah dilaksanakan oleh para personel orkestra, yakni sebanyak 24 kali pertemuan. Rangkaian latihan tersebut terdiri dari 12 kali latihan pada Februari–Maret dan 12 kali latihan pada Mei–Juni 2026.

Untuk setiap sesi latihan, panitia menetapkan biaya transportasi sebesar Rp100 ribu per orang, yang telah dibayarkan kepada seluruh personel sesuai jumlah keikutsertaan mereka.

Dalam pertemuan tersebut, panitia juga memperoleh penjelasan bahwa 50 personel orkestra yang tampil pada pembukaan Pesparawi berasal dari enam sanggar seni berbeda yang tergabung dalam satu kelompok orkestra di bawah koordinasi Willem Yomaki.

Atas dasar itu, perwakilan sanggar seni meminta agar masing-masing sanggar mendapat pengakuan dalam keterlibatan kegiatan tersebut. Mereka juga mengusulkan adanya tambahan honorarium sebagai bentuk apresiasi atas penampilan yang telah diberikan pada seremoni pembukaan Pesparawi Nasional XIV.

Menanggapi usulan tersebut, Jacob mengatakan panitia belum dapat mengambil keputusan secara langsung karena permintaan honor penampilan tidak tercantum dalam perencanaan kegiatan maupun kesepakatan awal yang telah disusun. Menurutnya, setiap keputusan yang berkaitan dengan penggunaan anggaran harus dilakukan secara hati-hati dan berdasarkan aturan yang berlaku.

“Kami tidak bisa serta-merta mengiyakan sesuatu yang berada di luar kemampuan maupun di luar perencanaan. Karena itu, usulan tersebut harus melalui proses kajian terlebih dahulu,” ujarnya.

Jacob menambahkan, panitia akan melakukan verifikasi terhadap kondisi riil di lapangan, termasuk mencermati data dan bukti-bukti yang disampaikan oleh pihak kelompok orkestra sebelum mengambil keputusan.

Langkah tersebut, kata dia, merupakan bagian dari komitmen panitia untuk menjaga transparansi, akuntabilitas, serta memastikan setiap kebijakan diambil berdasarkan fakta dan ketentuan yang berlaku.

“Kami akan mengkaji kondisi riilnya terlebih dahulu. Semua akan diklarifikasi sehingga bukti-bukti autentik itu menjadi dasar bagi panitia dalam mempertimbangkan usulan yang telah disampaikan,” tutup Jacob.(jp/ask). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta