Mendikdasmen Sebut Papua Barat Jadi Prioritas Pemerataan Pendidikan di Indonesia Timur
Komitmen pemerintah untuk terus memberikan perhatian terhadap daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), termasuk di Papua Barat.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti, menegaskan Papua Barat menjadi salah satu wilayah prioritas pemerintah dalam pemerataan kualitas dan layanan pendidikan di kawasan Indonesia Timur.
Hal itu disampaikan Abdul Mu’ti saat meresmikan gedung baru SMA Muhammadiyah Conservation (Smamco) Manokwari dan membuka Rapat Kerja II Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Papua Barat di Manokwari.
Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap Papua Barat sejalan dengan visi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam menghadirkan pendidikan bermutu untuk seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali.
“Wilayah Indonesia Timur merupakan bagian dari kawasan yang menjadi prioritas kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah agar kualitas dan layanan pendidikan semakin merata,” ujar Abdul Mu’ti.
Ia menjelaskan, visi Kemendikdasmen saat ini adalah “Pendidikan Bermutu untuk Semua dengan Partisipasi Semesta”, yang juga menjadi bagian dari pelaksanaan Asta Cita Presiden RI di sektor pendidikan.
Dalam lima tahun kepemimpinan Presiden, kata dia, pemerintah berkomitmen memperbaiki kondisi sekolah-sekolah di Indonesia sekaligus memenuhi kekurangan layanan pendidikan melalui pembangunan unit sekolah baru.
“Beliau berkomitmen bahwa sekolah-sekolah yang ada di Indonesia seluruhnya dapat kita perbaiki, dan kekurangan layanan pendidikan juga dipenuhi dengan pendirian unit-unit sekolah baru,” katanya.
Abdul Mu’ti menilai kehadiran Smamco Manokwari menjadi salah satu contoh pengembangan pendidikan berbasis potensi daerah yang dapat diterapkan di wilayah lain di Indonesia.
Ia menyebut sekolah tersebut memiliki kekhasan karena mengintegrasikan pendidikan, konservasi lingkungan, serta kearifan lokal Papua Barat.
Selain itu, Mendikdasmen juga menyampaikan komitmen pemerintah untuk terus memberikan perhatian terhadap daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), termasuk di Papua Barat.
“Yang paling akhir, kami berkomitmen untuk daerah-daerah 3T,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Abdul Mu’ti turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Papua Barat, Pemerintah Kabupaten Manokwari, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan Smamco Manokwari. (jp/ksn)
























