Jelang Pesparawi Nasional, DPRP PB Ingatkan Dinkes Maksimalkan Layanan Kesehatan
"Ini menyangkut harga diri daerah. Jangan sampai setelah pulang mereka membawa kesan yang kurang baik terkait pelayanan kesehatan atau kondisi kesehatan selama berada di Manokwari,"
MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Wakil Ketua II DPR Papua Barat, Syamsudin Seknun, mengingatkan Panitia Pelaksana melalui Dinas Kesehatan Papua Barat agar memaksimalkan layanan kesehatan selama pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV 2026 di Manokwari.
Hal tersebut disentil Syamsudin dalam RDP bersama Dinas Kesehatan Papua Barat dan pihak RSUP belum lama ini, mengingat waktu pelaksanaan Pesparawi di Manokwari yang semakin dekat dan ribuan tamu akan datang dari berbagai daerah di Indonesia.
Menurut Syamsudin, pelayanan kesehatan menjadi salah satu aspek penting yang harus dipersiapkan secara maksimal karena berkaitan langsung dengan citra Papua Barat sebagai tuan rumah ajang nasional tersebut.
“Kita harus memberikan pelayanan yang prima. Hadirkan kekuatan penuh untuk melayani seluruh peserta dan tamu yang datang dari luar Papua Barat. Berikan kesan yang terbaik kepada mereka,” ujar Syamsudin.
Ia menegaskan bahwa seluruh tenaga kesehatan harus siap memberikan pelayanan secara cepat, profesional, dan humanis selama rangkaian kegiatan Pesparawi berlangsung.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Pesparawi tidak hanya diukur dari suksesnya perlombaan, tetapi juga dari kenyamanan dan pelayanan yang diterima para peserta selama berada di Papua Barat.
“Ini menyangkut harga diri daerah. Jangan sampai setelah pulang mereka membawa kesan yang kurang baik terkait pelayanan kesehatan atau kondisi kesehatan selama berada di Manokwari,” katanya.
Syamsudin berharap seluruh persiapan kesehatan dapat berjalan sesuai rencana sehingga para peserta dan tamu yang datang dapat merasa aman dan nyaman selama mengikuti Pesparawi Nasional XIV di Papua Barat.
“Kita ingin seluruh peserta pulang dengan kesan yang baik tentang Papua Barat. Mereka harus merasakan bahwa daerah ini aman, sehat, nyaman, dan mampu menjadi tuan rumah yang baik,” pungkasnya.
Puluhan Dokter Disiagakan, Dinkes Matangkan Layanan Kesehatan Pesparawi
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat dr. Alwan Rimosan melaporkan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan, termasuk koordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk mendukung kebutuhan pelayanan kesehatan selama pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV.
Menurutnya, Kementerian Kesehatan siap memberikan dukungan terhadap kebutuhan yang masih kurang, baik dari sisi sumber daya manusia maupun dukungan teknis lainnya.
“Kami sudah melakukan rapat koordinasi melalui Zoom Meeting bersama Kementerian Kesehatan. Kementerian juga siap mendukung kebutuhan yang masih kurang, baik personel maupun fasilitas pendukung lainnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Rumah Sakit Provinsi Papua Barat dan Rumah Sakit TNI Angkatan Laut telah ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan utama selama pelaksanaan Pesparawi.
Sementara itu, apabila diperlukan rujukan lanjutan, peserta dapat dilayani di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Manokwari.
Selain menyiapkan rumah sakit rujukan, Dinas Kesehatan Papua Barat juga akan menempatkan tenaga medis di berbagai lokasi strategis.
Sebanyak 20 dokter akan disiagakan pada 20 pos pelayanan kesehatan yang tersebar di hotel dan penginapan tempat peserta menginap. Pos-pos kesehatan tersebut akan dilengkapi dengan sarana komunikasi guna mempercepat penanganan apabila terjadi kondisi darurat.
“Kami menyiapkan pos pelayanan kesehatan di lokasi penginapan dan venue kegiatan. Tenaga medis akan siaga penuh untuk memberikan pelayanan kepada peserta maupun tamu selama kegiatan berlangsung,” jelasnya. (jp/ksn).




















