Bupati Manokwari Dorong Pelayanan di Puskesmas Wosi Setara Rumah Sakit
Pembangunan fasilitas kesehatan memiliki tiga dimensi strategis yang menjadi bagian penting dari arah pembangunan Pemerintah Kabupaten Manokwari.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com — Pembangunan Puskesmas Wosi di Kabupaten Manokwari tidak sekadar berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat pelayanan publik kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Bupati Manokwari dalam sambutannya pada acara groundbreaking dan peletakan batu pertama pembangunan Puskesmas Wosi, Kamis (20/8/2026).
Bupati menjelaskan, pembangunan fasilitas kesehatan tersebut memiliki tiga dimensi strategis yang menjadi bagian penting dari arah pembangunan Pemerintah Kabupaten Manokwari.
Dimensi pertama adalah pelayanan publik. Menurutnya, kesehatan merupakan salah satu urusan paling mendasar karena berkaitan langsung dengan kehidupan manusia. Karena itu, pelayanan kesehatan dasar harus diberikan secara maksimal agar masyarakat tidak merasa kecewa terhadap pelayanan pemerintah.
“Ini urusan mati hidupnya manusia. Karena itu pelayanan dasar harus kita berikan dengan sebaik-baiknya,” ujar Bupati.
Dimensi kedua berkaitan dengan transformasi ibu kota provinsi. Bupati menilai sejumlah fasilitas publik di Manokwari yang telah berusia cukup tua perlu terus diperbarui dan ditingkatkan agar mampu mengikuti perkembangan zaman serta kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks.
Sementara dimensi ketiga adalah penguatan pelayanan kesehatan tingkat pertama. Keberadaan puskesmas yang representatif diharapkan mampu menangani kebutuhan kesehatan masyarakat secara optimal sekaligus mengurangi penumpukan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manokwari.
“Puskesmas harus menjadi unit pelayanan pertama yang kuat. Jangan semua pasien menumpuk di rumah sakit. Kalau bisa ditangani di puskesmas, maka harus diselesaikan di tingkat puskesmas,” jelasnya.
Bupati juga menekankan pentingnya peningkatan mutu dan etika dalam pelayanan kesehatan. Puskesmas yang berada di kawasan pusat kota tersebut diharapkan tidak hanya memiliki gedung yang representatif, tetapi juga kapasitas pelayanan yang semakin baik, bahkan mampu memberikan layanan dengan standar yang mendekati fasilitas rumah sakit umum.
Hal itu perlu didukung dengan ketersediaan sumber daya manusia kesehatan, mulai dari dokter, dokter gigi, dokter spesialis, perawat, hingga fasilitas ruang perawatan yang memadai.
Menurut Bupati, pembangunan fasilitas kesehatan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sebelum gedung lama Puskesmas Wosi dibongkar, Bupati juga mengingatkan jajaran puskesmas untuk melaksanakan doa bersama sebagai bentuk penghormatan, rasa syukur, dan bagian dari etika terhadap fasilitas yang selama bertahun-tahun telah digunakan untuk melayani masyarakat.
Ia menilai, mengurus dan melayani manusia jauh lebih kompleks dibandingkan membangun benda mati.
Karena itu, para tenaga kesehatan, tenaga medis, maupun guru yang bekerja siang dan malam untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat patut mendapatkan apresiasi atas dedikasi mereka.
“Bangun gedung itu mudah, tetapi mengurus manusia jauh lebih sulit. Karena itu orang-orang yang bekerja untuk masyarakat, baik tenaga kesehatan maupun guru, harus kita hargai dan apresiasi,” katanya.
Bupati menegaskan, Pemerintah Kabupaten Manokwari akan terus berupaya menghadirkan pembangunan yang produktif dan meninggalkan legasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Pembangunan tersebut, kata dia, tidak hanya diukur dari berdirinya gedung dan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas pelayanan publik yang mampu menjaga martabat pemerintah serta memenuhi harapan masyarakat.
Pembangunan Puskesmas Wosi diharapkan menjadi salah satu langkah konkret Pemerintah Kabupaten Manokwari dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan dasar sekaligus menghadirkan fasilitas publik yang lebih layak, modern, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.(jp/alb).






















