Buka Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Wapres Gibran Apresiasi Pemprov PB
Pembangunan nasional saat ini tidak lagi berorientasi pada satu wilayah tertentu, melainkan menjangkau seluruh daerah di Indonesia, termasuk Papua.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, secara resmi membuka Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat, Sabtu (20/6/2026) di RTP Borarsi. Diikuti oleh 5.434 peserta dari 38 Provinsi se-Indonesia.
Pembukaan yang berlangsung meriah tersebut dihadiri sejumlah kepala daerah dan pejabat nasional, di antaranya Gubernur Papua Barat, Gubernur Papua Barat Daya, Gubernur Maluku, Gubernur Maluku Utara, Gubernur Sulawesi Tengah, Wakil Menteri Dalam Negeri, Ketua DPR Papua Barat, Ketua MRP Papua Barat, Bupati Manokwari, Ketua LPPD, Ketua PGGP Papua Barat, Wakil Gubernur Papua, serta perwakilan Kementerian Agama Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, Wapres Gibran mengapresiasi kesiapan Papua Barat sebagai tuan rumah penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV.
Wapres juga menegaskan bahwa pembangunan nasional saat ini tidak lagi berorientasi pada satu wilayah tertentu, melainkan menjangkau seluruh daerah di Indonesia, termasuk Papua.
Menurutnya, Papua menjadi salah satu prioritas pembangunan pemerintah pusat melalui berbagai program strategis seperti pembangunan rumah sakit, sekolah rakyat, pasar, Jalan Trans Papua, program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga pengembangan kampung nelayan.
“Pembangunan saat ini sudah tidak lagi Jawa-sentris, tetapi Indonesia-sentris. Itulah sebabnya pembangunan Papua menjadi salah satu prioritas Bapak Presiden,” ujarnya.

Ia berharap berbagai program pembangunan tersebut dapat mengurangi ketimpangan, memperluas akses pelayanan publik, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua.
Namun demikian, Gibran menekankan bahwa keberhasilan pembangunan membutuhkan dukungan situasi yang aman, damai, dan kondusif.
Karena itu, ia mengapresiasi tema Pesparawi Nasional XIV yang mengangkat nilai perdamaian dan persaudaraan di Tanah Papua.

“Dalam melakukan pembangunan dibutuhkan situasi yang kondusif dan damai. Oleh sebab itu, saya mengapresiasi tema Pesparawi tahun ini yang mengangkat soal perdamaian dan persaudaraan di Tanah Papua. Ini sangat relevan dan patut kita dukung bersama,” tuturnya.
Di akhir sambutannya, Wakil Presiden secara resmi membuka Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026.
“Dengan berkat Tuhan Yang Maha Kuasa, Pesparawi Nasional Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka,” ucapnya yang disambut tepuk tangan ribuan peserta dan tamu undangan.
Prosesi pembukaan ditandai dengan penabuhan 14 tifa sebagai simbol penyelenggaraan Pesparawi Nasional ke-14, yang dilakukan bersama para kepala daerah dan tokoh yang hadir.
Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari diikuti ribuan peserta dari 38 provinsi di Indonesia dan menjadi momentum mempererat persaudaraan, toleransi, serta semangat kebangsaan melalui pujian dan musik gerejawi.(jp/ask)




















