DPD RIProvinsi Papua BaratReligi

Bertemu PT Pelni Pusat, BKMT Papua Barat Buka Peluang Sinergi Edukasi Masyarakat

Sinergi antara BKMT Papua Barat dan PT Pelni Pusat tidak hanya berkaitan dengan dukungan mobilitas kegiatan organisasi, tetapi juga dapat diarahkan pada upaya memperluas edukasi pelayanan publik kepada masyarakat.

JAKARTA, JAGATPAPUA.com – Pengurus Wilayah Badan Kontak Majelis Taklim (PW BKMT) Provinsi Papua Barat melakukan audiensi dengan Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni), Nuraini Dessy, di Jakarta.

Membahas Peluang sinergi antara BKMT Papua Barat dan PT Pelni dalam mendukung mobilitas pengurus maupun anggota BKMT, khususnya untuk kegiatan organisasi yang membutuhkan akses transportasi laut.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kunjungan PW BKMT Papua Barat ke sejumlah lembaga di Jakarta, termasuk Masjid Istiqlal dan Kementerian Agama RI.

Ketua PW BKMT Papua Barat, Hj. Novia Utami Manaray, S.Hum., mengatakan, salah satu hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah peluang sinergi antara BKMT Papua Barat dan PT Pelni dalam mendukung mobilitas pengurus maupun anggota BKMT, khususnya untuk kegiatan organisasi yang membutuhkan akses transportasi laut antarkabupaten di Papua Barat.

Menurut Novia, koordinasi dengan pihak terkait menjadi penting mengingat sejumlah wilayah di Papua Barat memiliki akses transportasi laut yang menjadi bagian dari mobilitas masyarakat.

Sementara itu, Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT Pelni, Nuraini Dessy, menyampaikan bahwa kegiatan BKMT Papua Barat yang menggunakan transportasi laut ke depan dapat dikoordinasikan secara lebih baik dengan pihak terkait.

Ia menjelaskan, BKMT Papua Barat dapat menyampaikan surat kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan terkait rencana kegiatan yang membutuhkan dukungan transportasi laut.

Selanjutnya, koordinasi tersebut dapat ditindaklanjuti melalui surat tugas dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut kepada PT Pelni, sehingga pelayanan transportasi dapat disesuaikan dengan jadwal dan rute kapal yang tersedia.

“Kalau ada kegiatan BKMT Papua Barat yang menggunakan kapal laut, bisa dikoordinasikan dengan menyurati Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan. Nantinya dapat diteruskan melalui surat tugas kepada PT Pelni, sehingga bisa dikoordinasikan dengan jadwal kapal yang akan digunakan,” jelas Nuraini.

Koordinasi tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan kegiatan BKMT yang melibatkan peserta dari sejumlah kabupaten di Papua Barat, termasuk kegiatan yang dilaksanakan di tingkat kabupaten dan membutuhkan akses transportasi laut.

Selain membahas aspek transportasi, pertemuan tersebut juga membuka ruang kerja sama dalam hal edukasi kepada masyarakat mengenai layanan angkutan laut.

BKMT Papua Barat diharapkan dapat turut berperan menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai jadwal keberangkatan kapal, tata cara pembelian tiket, serta pentingnya menjaga ketertiban dan kenyamanan selama berada di atas kapal.

Edukasi tersebut dinilai penting agar masyarakat memperoleh informasi yang tepat mengenai layanan pelayaran serta memahami tata tertib dalam menggunakan transportasi laut.

Dengan demikian, sinergi antara BKMT Papua Barat dan PT Pelni tidak hanya berkaitan dengan dukungan mobilitas kegiatan organisasi, tetapi juga dapat diarahkan pada upaya memperluas edukasi pelayanan publik kepada masyarakat melalui jaringan majelis taklim di berbagai daerah.

PW BKMT Papua Barat menyambut baik peluang sinergi tersebut dan berkomitmen untuk turut menyosialisasikan informasi mengenai layanan transportasi laut kepada anggota serta masyarakat melalui berbagai kegiatan dan jaringan majelis taklim di Papua Barat. (jp/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta