Bersama Disdik Papua Barat, Panitia Jemput Kontingen Pesparawi DIY, Wibowo: Kami Datang Untuk Menang
Kehadiran Kontingen DIY tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga dapat mempererat tali persaudaraan antar Provinsi serta turut menyemarakkan pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV di Tanah Papua.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Kontingen Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tiba di Manokwari, Papua Barat, untuk mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026.
Pada kedatangan gelombang pertama, Kamis (18/6/2026), sebanyak 48 peserta tiba di Bandara Rendani Manokwari, sementara total kontingen yang akan berlaga mencapai 90 orang.
Kedatangan kontingen DIY disambut hangat oleh Wakil Ketua II Panitia Pesparawi Nasional XIV, Richard Alfons bersama Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat, Sudjanti Kamat, yang bertindak sebagai orang tua angkat bagi kontingen selama berada di Manokwari.
Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) DIY, Adi Trididik Wibowo, mengatakan kontingennya akan berkompetisi pada enam kategori lomba, yakni Solo Anak Usia 7–9 Tahun, Solo Anak Usia 10–13 Tahun, Solo Remaja Putra, Solo Remaja Putri, Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC), dan Paduan Suara Remaja (PSR).
“Kami datang pada gelombang pertama sebanyak 48 orang. Total seluruh kontingen yang akan mengikuti Pesparawi berjumlah 90 orang dan akan bertanding pada enam kategori,” ujar Adi.
Meski hanya mengikuti enam kategori, lebih sedikit dibandingkan saat menjadi tuan rumah Pesparawi Nasional XIII di Yogyakarta, Adi menegaskan target yang dibawa tetap tidak berubah, yakni meraih medali emas di seluruh kategori yang diikuti.
“Target kami, semua kategori yang kami ikuti bisa meraih medali emas,” tegasnya.
Adi menjelaskan, pada Pesparawi Nasional XIII di Yogyakarta, kontingen DIY sukses mengoleksi 12 medali emas dan empat gelar champion. Namun, pada penyelenggaraan tahun ini, jumlah kategori yang diikuti dikurangi sebagai bentuk penyesuaian terhadap kebijakan efisiensi anggaran.
“Dulu kami mengikuti 12 kategori. Sekarang hanya enam kategori karena faktor efisiensi dan pendanaan. Karena itu, kami datang dengan kekuatan yang benar-benar kami persiapkan secara maksimal,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi sambutan hangat yang diberikan panitia, pemerintah daerah, orang tua angkat, serta paguyuban yang sejak awal aktif berkoordinasi dan mendampingi kontingen DIY.
“Penyambutannya luar biasa. Terima kasih kepada panitia, orang tua angkat, dan paguyuban yang terus berkoordinasi dengan kami. Kami merasa seperti berada di rumah sendiri,” ungkapnya.
Adi berharap kehadiran kontingen DIY tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga dapat mempererat tali persaudaraan antar provinsi serta turut menyemarakkan pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV di Tanah Papua.
“Mudah-mudahan kehadiran kami dari Yogyakarta dapat ikut mewarnai Pesparawi Nasional XIV di Manokwari dan menjadi berkat bagi semua,” pungkasnya.(jp/ask)
























