Bengkulu Targetkan Raih Medali Emas di Enam Kategori Lomba Pesparawi Nasional XIV
Kehadiran mereka membawa misi ganda, yakni mempererat tali persaudaraan sesama anak bangsa sekaligus membidik prestasi tertinggi di tanah rantau

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com — Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) asal Provinsi Bengkulu resmi mendarat di Kabupaten Manokwari untuk mengikuti ajang Pesparawi Nasional XIV se-Tanah Papua, di bandara udara rendani, Jumat(19/6/2026).
Kehadiran mereka membawa misi ganda, yakni mempererat tali persaudaraan sesama anak bangsa sekaligus membidik prestasi tertinggi di tanah rantau.
Ketua Kontingen Pesparawi Bengkulu, Sabam Sihite, mengungkapkan bahwa dari total 12 kategori yang diperlombakan dalam ajang nasional ini, Provinsi Bengkulu fokus menerjunkan perwakilannya pada enam kategori pilihan.
“Kami mengikuti enam kategori, yaitu Solo Anak, Solo Remaja Putra-Putri, Solo Anak Putra-Putri, Vokal Grup, dan MPG (Musik Pop Gerejawi),” ujar Sabam saat ditemui awak media di Manokwari.
Bagi kontingen Bengkulu, menginjakkan kaki di Ibu Kota Provinsi Papua Barat ini memiliki makna spiritual dan emosional yang mendalam. Sabam menegaskan bahwa esensi utama keikutsertaan mereka adalah untuk mengenal lebih dekat saudara-saudara seiman yang ada di Papua Barat, khususnya di Manokwari.
“Target kita, yang pertama adalah mengenal saudara kami yang tinggal di Papua Barat, khususnya Manokwari. Bahwa di sini ada saudara kami, itu yang utama. Kita menuju satu iman, memuji Tuhan,” tuturnya dengan penuh kehangatan.
Kendati mengedepankan aspek persaudaraan, kontingen Bengkulu tidak main-main dalam urusan kompetisi. Bermodalkan persiapan matang yang memakan waktu hingga dua tahun, mereka optimistis mampu membawa pulang hasil maksimal.
“Dalam hal kompetisi, kami sudah dua tahun latihan. Tentunya kami mengharapkan dari enam kategori yang kami ikuti, enam-enamnya dapat medali emas,” tegas Sabam yang diiyakan oleh jajaran pengurus lainnya.
Seluruh rombongan dari Provinsi Bengkulu dilaporkan telah tiba di Manokwari dalam kondisi lengkap melalui satu kloter penerbangan saja. Hal ini memudahkan koordinasi tim sebelum mereka berlaga di panggung Pesparawi.
Dalam kedatangan ini, tampak hadir mendampingi kontingen sejumlah tokoh penting dari Bengkulu, di antaranya Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Bengkulu Edon Siregar, Pembimas Kristen Protestan Kanwil Kemenag Bengkulu Masdiur Purba, serta didampingi langsung oleh Ibu Kakanwil Kemenag Bengkulu, Nyonya Saifuddin.
Ajang Pesparawi XIV di Papua Barat diharapkan tidak hanya menjadi panggung unjuk bakat seni suara gerejawi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat toleransi dan persatuan nasional dari ufuk timur Indonesia.(jp/alb)




















