HeadlineKab Pegunungan ArfakPolda Papua BaratPolriProvinsi Papua Barat

Apresiasi Seluruh Tim SAR Gabungan, Yefri: Pencarian Yanto Idorway Bisa Dilanjutkan Jika Ada Petunjuk Baru

Terima Kasih Kepada Seluruh Tim yang Terlibat dalam Operasi Pencarian Selama 7 Hari.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manokwari, Yefri Baharuddin, menegaskan Operasi Search and Rescue (SAR) terhadap Yanto Idorway memang telah resmi ditutup setelah berlangsung selama tujuh hari.

Namun, operasi tersebut masih dapat dibuka kembali apabila di kemudian hari ditemukan petunjuk atau informasi baru yang dapat dipertanggungjawabkan mengenai keberadaan korban.

Yefri mengatakan, penghentian operasi dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Basarnas. Selama tujuh hari pelaksanaan pencarian, Tim SAR Gabungan telah mengerahkan seluruh kemampuan dan sumber daya yang tersedia, namun korban belum berhasil ditemukan.

“Operasi SAR telah dilaksanakan sesuai SOP selama tujuh hari. Karena belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, operasi resmi ditutup. Namun apabila di kemudian hari ada petunjuk atau informasi yang valid mengenai keberadaan korban, operasi pencarian dapat dibuka kembali,” ujar Yefri, Jumat (24/7/2026).

Dengan berakhirnya operasi tersebut, seluruh personel dan unsur yang tergabung dalam Tim SAR Gabungan dikembalikan ke instansi dan satuan tugas masing-masing.

Selama operasi berlangsung, pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kantor SAR Manokwari, Polda Papua Barat, Unit K9 Polda Papua Barat, Polres Pegunungan Arfak, Kodim Pegunungan Arfak, TVRI Papua Barat, keluarga korban, serta masyarakat setempat.

Tim juga didukung berbagai peralatan, seperti kendaraan rescue, kendaraan operasional TNI-Polri, ambulans, drone thermal, sepeda motor trail, perangkat komunikasi, peralatan SAR air, perlengkapan mountaineering, hingga peralatan evakuasi.

Yefri mengakui proses pencarian tidak berjalan mudah. Tim di lapangan harus menghadapi cuaca yang berubah-ubah, kabut tebal di jalur menuju lokasi, suhu yang dingin, derasnya arus sungai, hingga medan yang dipenuhi bebatuan besar dan licin. Kondisi tersebut mengharuskan setiap personel bekerja dengan penuh kehati-hatian tanpa mengabaikan faktor keselamatan.

Meski hasil yang diharapkan belum tercapai, Yefri menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh unsur SAR gabungan, instansi terkait, relawan, masyarakat, serta keluarga korban yang telah menunjukkan dedikasi dan semangat kemanusiaan selama operasi pencarian berlangsung.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel SAR gabungan, TNI-Polri, pemerintah daerah, relawan, masyarakat, serta keluarga korban yang telah bekerja sama selama tujuh hari terakhir. Walaupun korban belum berhasil ditemukan, seluruh personel telah menjalankan tugas kemanusiaan ini secara maksimal sesuai prosedur yang berlaku,” tutup Yefri. (jp/rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta