Kab ManokwariPendidikanProvinsi Papua BaratSosial Budaya

Mahasiswa KKN Tematik Sastra Inggris UNIPA Pasang Papan Edukasi Sampah di Pulau Mansinam

Sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dan wisatawan dalam menjaga kebersihan kawasan wisata religi dan sejarah.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Program Studi Sastra Inggris Universitas Papua (UNIPA) Tahun 2026 memasang papan edukasi pengelolaan sampah di Kampung Mansinam Induk, Pulau Mansinam, Kabupaten Manokwari, sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dan wisatawan dalam menjaga kebersihan kawasan wisata religi dan sejarah.

Papan Edukasi pengelolaan sampah di Pulau Mansinam, Kampung Mansinam Induk, Kabupaten Manokwari yang dipasang Mahasiswa KKN Tematik Program Studi Sastra Inggris Universitas Papua (UNIPA) Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (16/7/2026) pukul 11.00–12.00 WIT itu dilaksanakan di dua titik strategis, yakni di sekitar halte Pulau Mansinam dan jalur menuju Patung Tuhan Yesus di kawasan Sawido.

Pemasangan papan edukasi dipimpin Ketua Kelompok KKN Tematik, Margaretha Siahaan, didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Yansen Saragih, S.S., M.Par., serta dihadiri Kepala Kampung Mansinam Induk, Welly Rumsayor, bersama aparat kampung.

Margaretha Siahaan mengatakan, pemasangan papan edukasi merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN pada Bidang Digitalisasi dan Administrasi yang bertujuan mengajak masyarakat dan para pengunjung untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.

Menurutnya, Pulau Mansinam sebagai salah satu destinasi wisata religi dan sejarah di Papua Barat membutuhkan dukungan semua pihak agar tetap bersih, nyaman, dan lestari.

“Melalui papan edukasi ini kami berharap masyarakat maupun wisatawan semakin sadar akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya dan bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kampung Mansinam Induk atas dukungan yang diberikan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujar Margaretha.

Ia menjelaskan, dua lokasi pemasangan dipilih karena merupakan kawasan yang ramai dilalui masyarakat maupun wisatawan. Selain menjadi akses menuju Patung Tuhan Yesus, lokasi tersebut juga menjadi titik transit transportasi umum sehingga dinilai efektif sebagai media penyampaian pesan edukasi tentang pentingnya pengelolaan sampah.

Melalui papan informasi tersebut, mahasiswa berharap dapat menumbuhkan budaya membuang sampah pada tempatnya sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan secara berkelanjutan di Pulau Mansinam.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata mahasiswa Sastra Inggris UNIPA dalam mendukung pengembangan pariwisata yang berwawasan lingkungan di Papua Barat, sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah kampung dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” tutup Margaretha.(jp/red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta