DPR PBPapua BaratPartner

Usul Sasi Bergilir, Petrus Makbon Dorong Wisata Rumberpon

Wakil Ketua I DPR Papua Barat Petrus Makbon mengusulkan inovasi Sasi bergilir di Pulau Rumberpon guna mendongkrak potensi pariwisata bahari kelas dunia.

TELUK WONDAMA, JAGATPAPUA.com — Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Barat, Petrus Makbon, mendorong penerapan sistem Sasi bergilir di kawasan Pulau Rumberpon, Kabupaten Teluk Wondama. Langkah ini dinilai strategis untuk menjaga keberlanjutan ekosistem laut sekaligus memperkuat magnet pariwisata bahari bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Hal tersebut ditegaskan Petrus Makbon saat menghadiri prosesi pembukaan Sasi laut bersama otoritas Distrik Rumberpon di Kampung Isenebuai, Kabupaten Teluk Wondama, Sabtu (16/5/2026).

Menurut Makbon, esensi dari tradisi Sasi adalah komitmen masyarakat untuk mensterilkan kawasan perairan tertentu dalam jangka waktu yang disepakati, guna memberikan ruang bagi biota laut untuk berkembang biak secara alami tanpa sentuhan aktivitas penangkapan manusia.

“Sasi yang tadi kita sudah saksikan bersama bahwa memang ikannya bagus-bagus. Ketika kita mau memeliharanya dengan baik, maka ikan akan ada seperti yang ada sekarang ini. Kita lihat jaring itu saja ikan besar-besar sudah di pinggir-pinggiran, berapa meter dari sini saja ikan besar sudah ada,” ujar Petrus Makbon takjub menyaksikan hasil pembukaan Sasi.

Sebagai wakil rakyat, legislator Papua Barat ini mengimbau seluruh masyarakat yang bermukim di sekitar Pulau Rumberpon untuk terus berkomitmen menjaga dan melestarikan kearifan lokal Sasi. Demi mengoptimalkan potensi tersebut, Makbon mengusulkan sebuah inovasi pengelolaan wilayah terpadu berupa Sasi yang berpindah lokasi secara berkala di sekeliling pulau.

“Mungkin dari tahun ini di sini, nanti tahun berikut dibuat ke tempat yang lain, jadi tetap dia berputar terus di pulau ini. Sehingga apa yang menjadi program pariwisata tadi menjadi daya tarik untuk setiap orang yang mau datang ke sini,” usulnya.

Ia menambahkan, keunikan alam di mana wisatawan bisa melihat langsung ikan-ikan berukuran besar berenang bebas hanya beberapa meter dari tepi pantai merupakan modal pariwisata yang sangat mahal dan belum tentu dimiliki daerah lain.

“Ketika datang ke sini, di pinggir-pinggir pantai saja mereka sudah lihat ikan, berarti pasti mereka akan datang terus ke sini. Dan ini menjadi sebuah daya tarik untuk wisatawan, baik wisatawan lokal maupun wisatawan asing. Wilayah ini sangat mendukung untuk wisata,” lanjutnya.

Menutup penyampaiannya, Wakil Ketua I DPR Papua Barat ini menegaskan komitmen lembaga legislatif untuk mengawal aspirasi masyarakat adat di tingkat tapak. Pihaknya berjanji akan membangun koordinasi dengan pemerintah daerah agar memberikan intervensi kebijakan dan perhatian serius terhadap fasilitas penunjang di destinasi wisata Rumberpon.

“Oleh sebab itu, kita sebagai wakil rakyat akan bekerja sama untuk meminta kepada pemerintah untuk menjadi perhatian di sini, di tempat wisata. Apalagi wisata laut di sini cukup bagus, jadi ini sangat menunjang potensi perikanan laut dan pariwisata kita,” pungkas Makbon. (jp/alb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta